Pemkab Gowa Sebut Tak Hamil, Wanita yang Dipukul Oknum Satpol PP Klarifikasi

Warganet: Hamil nggak hamil tetap salah yang mukul.

Rifan Aditya | Aprilo Ade Wismoyo
Kamis, 15 Juli 2021 | 20:44 WIB
Pemkab Gowa Sebut Tak Hamil, Wanita yang Dipukul Oknum Satpol PP Klarifikasi
Wanita yang dipukul oknum Satpol PP di Gowa (instagram)

BeritaHits.id - Sebuah video yang memperlihatkan wanita korban pemukulan oleh oknum Satpol PP di Gowa, Sulawesi Selatan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, wanita yang dipukul oleh oknum Satpol PP dalam upaya penertiban PPKM menjelaskan keadaannya sambil ditemani suaminya. Ia juga terlihat masih menggunakan infus yang terpasang di tangan kanannya.

Sebelumnya, Pemkab Gowa menyebut bahwa wanita itu tidak dalam keadaan hamil. Wanita tersebut lantas menjelaskan bahwa keadaannya tak bisa diterima oleh logika.

Sambil menangis, ia mengaku kondisinya tak bisa ditangani oleh dokter. Ia menyebut bagian tubuhnya kadang membesar dan kadang juga bisa mengecil.

Baca Juga:Sebut PPKM Darurat Tidak Efektif, Pakar Epidemiologi: Penularan Tidak Terjadi di Jalanan

"Saya kalau ke dokter memang tidak dapat, memang tidak bisa, tiap bulan saya bagaimana, kadang ini besar sebentar agak kempes, sebentar besar sini kempes," ujar wanita tersebut seperti dikutip BeritaHits.id, Kamis (15/7/2021).

"Nggak, nggak (bidan), masalahnya ini kan pengobatan saya sendiri pak, memang tidak bisa dijangkau dengan pikiran logika," ujarnya lagi.

Wanita yang dipukul oknum Satpol PP di Gowa (instagram)
Wanita yang dipukul oknum Satpol PP di Gowa (instagram)

Menanggapi video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka meminta pihak berwenang untuk mengesampingkan persoalan hamil atau tidak hamil.

Mereka meminta untuk lebih fokus pada kasus pemukulan yang dialami oleh pasutri tersebut. Meskipun begitu ada juga yang meminta wanita tersebut untuk menjelaskan secara gamblang tentang kehamilannya.

"Mau sudah hamil atau nggak tetap saja satpol pp nggak bisa semena-mena melakukan kekerasan," komentar salah seorang warganet.

Baca Juga:DPR Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat di tengah Rencana PPKM Darurat 6 Minggu

"Owalah berarti kalau nggak hamil boleh gitu maksudnya mukul-mukul wanita?" sahut warganet lain. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak