"Gila tuh orang marah-marah boleh, tapi mulut loe juga dong jangan suka main ngomong cerai-cerai ma bini lu di depan umum gitu, serasa perempuan tuh gak ada harganya banget," tegur warganet.
"Ya Allah pak jangan bilang gitu ke istrinya. Jatuh talak itu pak, depan orang banyk lagi. Polisi TNI hanya menjalankan tugas pak, selebihnya aturan pemerintah. Semoga pandemi ini cepat berlalu. Aamiin," harap warganet.
"Kasian istrinya malu pasti digituin depan orang banyak. Jatuhnya talak kan itu???," tanya lainnya.
"Dari awal istrinya udah mau jalan duluan mungkin udah tahu tabiat suaminya gak bisa dilawan atau dikasih tahu, tapi petugasnya nyuruh istrinya ngawal suaminya. Akhirnya begindang kan bahasa keluar, istrinya langsung melipir jalan duluan," komen warganet.
Baca Juga:Viral Emak-emak Ngamuk Tolak PPKM, Hamburkan Sayur dan Ikan di Kantor Bupati
"Dia marah-marah sama polisi gue gak peduli, tapi bentak istrinya di depan orang banyak itu loh yang gak terima sebagai wanita," kecam warganet.
Viral Pemilik Warkop Marahi dan Usir Satpol PP
Seorang pria pemilik warung kopi (warkop) menjadi viral setelah kedatangan Satpol PP. Ia protes dan curhat saat Satpol PP mulai mengusir pelanggan yang sedang nongkrong di warung kopi miliknya.
Dalam video, terlihat warkop yang berada di Medan itu sudah ramai didatangi polisi, satpol PP, hingga warga setempat. Pemilik warkop sendiri tengah ditegur dan diberikan pengertian oleh Satpol PP mengenai aturan PPKM Darurat.
Disinilah bapak-bapak pemilik warkop itu protes. Ia bertanya secara menohok ke Satpol PP itu bagaimana dirinya mendapatkan penghasilan dan memberi makan istri serta lima anaknya jika tempat usahanya ditutup.
Baca Juga:Suasana Pasar Tradisional Colombo Kaliurang Yogyakarta Selama PPKM
"Sebentar, bagaimana kehidupan anak bini saya? Pemerintah gak ngasih bantuan. Ada Bobby (Wali Kota Medan) kasih bantuan? Edy Rahmayadi (Gubernur Sumatera Utara) kasih bantuan sama kami?," protes pemilik warkop dalam video itu.