Viral Wanita Petugas Bansos Tunai Nangis Dibentak Warga: Gak Sekalian Fotokopi Rumah?

"Nih mbaknya sampai nangis dibentak-bentak. Masnya diajak ribut," beber seorang wanita dalam video tersebut.

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Kamis, 22 Juli 2021 | 20:51 WIB
Viral Wanita Petugas Bansos Tunai Nangis Dibentak Warga: Gak Sekalian Fotokopi Rumah?
Viral Wanita Petugas Bansos Tunai Nangis Dibentak Warga Calon Penerima BST. (Instagram/@infobekasi)

Setelah ditenangkan, warga itu akhirnya pergi sambil membawa KK asli. Sedangkan petugas bansos wanita ini merekam kepergian pria tersebut.

Sementara itu, Lurah Aren Jaya, Pra Fitria Angelia mengatakan pihaknya menyesalkan peristiwa itu. Ia berharap penyaluran BST bisa berjalan dengan lancar dan kejadian serupa tak terulang.

"Saya menyesali adanya kejadian itu, biar bagaimana pun pemerintah kan pengennya BST ini dibayarkan sesuai waktunya. Semoga kejadian tidak terulang kembali," tutupnya.

Momen petugas BST yang dibentak-bentak warga itu langsung ramai dikomentari oleh warganet. Mereka menuliskan beragam pendapat mengenai pengalaman tidak menyenangkan saat penyaluran bansos tunai di Bekasi itu.

Baca Juga:Bantuan Beras 10 Kilogram, Bentuk Kompensasi Penerapan PPKM di Kukar.

"Kemaren pengen dapet bantuan, udah dapet orang malah di bentak-bentak. Wkwkwk aduhhhhhh," komen warganet.

"Ributin aja jangan takut sama orang kaya gitu. Gak bisa ikut aturan, gausah ngarep bantuan," kritik warganet.

"Di era yang katanya serba digital dan elektronik ini tapi kemana kemana mesti kumpulin fotokopi wkwkwk," timpal yang lain.

"Pengen bantuan gratis tapi marah-marah gak mau pakai syarat. Ini negara bapakmu apa gimana pak? Astaga bebeul banget," tegur warganet.

"Gak terimakasih, udah dapat bantuan, petugas dibentak-bentak, harus ditindak lanjutin orang begitu, gak bersyukur," hujat warganet.

Baca Juga:Viral Ibu Hamil Cemas Harus Pakai Popok setelah Melahirkan, Respons Suami Tuai Pujian

Video yang menjadi viral ini bisa disaksikan di sini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak