Usai Kain Jarik hingga Cumi, Heboh Fetish Guling Kapuk Hasil Curian

Mereka mengaku merasa terangsang saat melihat guling kapuk yang dijemur oleh pemiliknya di depan rumah

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:02 WIB
Usai Kain Jarik hingga Cumi, Heboh Fetish Guling Kapuk Hasil Curian
Fetish bantal dan guling kapuk warna pink (Twitter)

Banyak warganet mengaku tak mempermasalahkan objek fantasi seksual orang tersebut, namun tidak merugikan orang lain.

Pasalnya, fetish tersebut baru terpuaskan jika guling didapatkan dari mencuri di kediaman orang lain.

"Kalau lu fetish sama bantal sih itu urusan lu ya, tapi jangan nyolong punya orang juga pak. Modal sendiri dong gimana sih," ujar seorang warganet.

"Fetish orang makin kesini makin enggak masuk akal, tapi ya modsal beli sendiri jangan maling. Di marketplace banyak tinggal checkout," timpal warganet lain.

Baca Juga:Terharu! Tak Minta Uang, Pria Tua Datangi Rumah Taqy Malik Minta Nasi dan Kerjaan

"Fetish yang bisa dipidana sih ini," ucap seorang warganet.

"Semoga saja dah pas ninaninu sama gulingnya, gulingnya berubah jadi pocong," balas warganet lainnya.

Arti Fetish

Menyadur dari Psychology Today, fetish adalah daya tarik seksual pada benda mati atau bagian dari tubuh yang secara tradisional tidak dipandang sebagai seksual.

Fetish sebenarnya normal bagi seksualitas manusia. Tetapi, apabila tingkat gairahnya menganggu fungsi seksual dan sosial, fetish dikatakan bermasalah.

Baca Juga:Viral Video Preman Palak Teknisi HP di Medan, Polisi Tangkap Pelakunya

Individu yang memiliki fetish akan memiliki ketergantungan dan fokus yang sangat spesifik pada hal yang menurutnya menarik dan bisa mendapatkan gairah dan kepuasan seksual.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak