Pria yang akrab disapa Aga itu menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai kegiatan penyuntikan vaksinasi dosis ketiga. Salah seorang warganet mengklaim temannya seorang influencer mendapatkannya di gedung legislator Kebon Sirih itu.
"Vaksin ketiga tidak di ada di gedung DPRD," ujar Aga saat dihubungi, Suara.com, Kamis (29/7/2021).
Aga memang membenarkan pihaknya sedang menjalankan kegiatan vaksinasi atas perintah Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Namun, penyuntikan dilakukan kepada masyarakat umum untuk dosis pertama dan kedua.
"Untuk vaksin pertama dan kedua di DPRD memang sedang dilaksanakan. Sesuai instruksi Presiden agar masyarakat dapat cepat diberikan vaksin," ucapnya.
Baca Juga:Viral Cowok Beri Rp 300 Ribu Tapi Harus Peragain Monyet, Tuai Perdebatan
Bahkan ia juga membantah merek vaksin yang disuntikan dalam kegiatan itu adalah Moderna, seperti yang disampaikan warganet tersebut. Ia menyebut vaksin yang digunakan adalah Sinovac.
"Vaksin yang kami dapat dari Dinkes DKI adalah vaksin Sinovac," ucapnya.
DPR Desak Influencer yang Viral Vaksin Ketiga Diusut: Jutaan Warga Banyak Belum Divaksin!
Anggota Komisi IX DPR Rahmat Handoyo menegaskan saat ini pemberian dosis ketiga untuk vaksin Covid-10 hanya diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Terkait viral influencer yang mendapat booster, ia meminta ada didalami dan ditelusuri.
"Saya tidak berandai-andai, lebih baik diselidiki, lebih baik didalami, kemudian ditelusuri. Apakah itu bentuk kealpaan ataukah bentuk kelalaian yang tidak terencana," kata Rahmat kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga:Viral HP Jadul Pulsanya Rp 250 Juta, Warganet: Loe Nabung di SIM Card Bang?
Menurut dia pendalaman perlu dilakukan, mengingat jika hal itu benar tentu saja akan memunculkan masalah sosial dan rasa ketidakadilan. Pasalnya masih ada jutaan masyarakat yang bahkan sampai saat ini belum mendapatkan vaskin dosis pertama.