"Sepupu gue ada yang Katolik atau apa. Bahkan adik gue yang kecil lebih ke Katolik. Ini bukan kejadian yang aneh," lanjutnya.
Keputusan pria berusia 50 tahun ini pindah agama datang dari sang kakek. Kala itu, kakeknya berpesan soal kekuatan kasih Tuhan dalam Alkitab.
"Sebenernya yang punya influencer yang dalam itu dari opa gue dari mama Marini. Dia itu tentara tapi dia lembut, dia orang jujur, nggak pernah marah dan base on kasih," terang Lukman Sardi.
"Pada saat itu ada ulang tahun pernikahan opa oma gue 50 tahun. Opa itu bikin buku cerita tentang perjalan cintanya. Dia nyelipin tulisannya ke gue itu tentang kasih. Itu impact yang gede buat gue," sambungnya.
Baca Juga:Pernah Jadi Sales Asuransi Sampai Pindah Agama, 5 Fakta Lukman Sardi
Semenjak itu, Lukman Sardi memulai perjalanan spiritualnya. Momen itu juga bertepatan saat pacaran dengan sang istri, Pricillia Pullunggono yang kala itu beda agama.
"Dari situ gue melakukan perjalanan mencari tahu. Gue diajarin jadi muslim yang baik tapi bukan jadi fanatik. Selama perjalanan itu timbul banyak pertanyaan. Tapi nggak dapat jawaban yang pas," ucap Lukman Sardi.
"Perjalanan itu lumayan panjang. Sampai di momen hubungan kita menuju serius. Jadi gue merasa nyaman sama dia (Pricillia Pullunggono). Sampe ada momen lumayan krusial, gue berdoa ke Tuhan, lo kasih tau jalan gue harus ngapain dulu. Gue pasrah," imbuhnya.
Tidak disangka-sangka, Lukman Sardi malah mendapatkan hadiah pergi umrah secara gratis.
"Sampai besokannya gue sadar ini jawaban doa gue. Gue ikut film Nagabonar Jadi 2 dan itu box office. Dia ngasih bonus umrah. Padahal gue lagi dalam perjalanan (spiritual) ini," terang Lukman Sardi.
Baca Juga:5 Artis Wanita Mualaf, dari Tersentuh Lantunan Alquran hingga Pergolakan Batin
Pemain Di Balik 98 ini kemudian tetap berangkat umrah. Tapi saat menjalani tawaf di ka'bah. Lukman Sardi kebawa emosi mengingat kesulitan menyentuh hajar aswad.