"Usut sampai tuntas pemalsuan E-KTP itu," desak warganet.
"Gawat! Negara sedih, rezim mukidi tertawa," sindir lainnya.
"Bisa dong ini kan jamannya pak @jokowi. Apa pun bisa dilakukan," celutuk warganet.
"Perlu bang @fadlizon investigasi juga, itu banyak bandar Judi Game on Line yang menggunakan NIK palsu untuk buka rekening. Ketika di blokir, besoknya buka kembali di daerah lain dst. Otomatis uang terblokir tidak bisa dicairkan karena fiktif dan menjadi hak milik siapa," beber warganet.
Baca Juga:Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Belum Diberikan, Warga Datangi Balai Kota
Warga Bekasi Tak Bisa Vaksinasi COVID-19 karena NIK KTP Dipakai Warga Asing
Warga Bekasi tak bisa vaksin karena NIK dipakai warga negara asing secara diam-diam. Warga bekasi itu adalah Wasit Ridwan, lelaki 47 tahun.
Wasit Ridwan merupakan warga Perumahan Vila Mutiara Cikarang, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Dia tidak bisa mendapat vaksin lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya telah digunakan oleh seorang warga negara asing (WNA) di wilayah Jakarta.
Hal tersebut terjadi saat Wasit mengikuti vaksinasi massal tahap I di dekat tempat tinggalnya pada Kamis (29/7) lalu. Usai diperiksa kesehatannya lalu dinyatakan memenuhi syarat, Wasit justru terganjal persoalan administrasi hingga petugas kesehatan menolak memberikannya vaksin.
Baca Juga:Dirjen Dukcapil dan Kemenkes Dalami NIK Wasit Dipakai WNA untuk Vaksin
"Saya enggak pernah divaksin. Tapi pas mau vaksin enggak bisa. Pas verifikasi ternyata nomor NIK saya itu sudah dipakai satu kali. Padahal saya ngerasa belum pernah vaksin, tapi nomor NIK itu sama persis dengan milik saya," kata Wasit kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).