"Sampai suatu hari, ada maling yang gak jadi maling akibat digonggongin doggoku. Semuanya kerekam CCTV."
Sender mengatakan, ia baru tahu jika kompleks tempatnya tinggal memang rawan pencurian.

"Dan aku baru tahu di kompleks ku ini sering banget kemalingan. Dari bahan bangunan, tanaman, sampai kucing pun dimaling."
Setelah kejadian itu, anjing peliharaannya langsung disayang satu kompleks. Tetangga-tetangga juga mulai merubah sikap dan menyukai anjing tersebut.
Baca Juga:Viral Video Emak-emak Curi Tanaman di Depan Pagar, Kabur Naik Motor Potnya Ditinggal
"Sejak saat itu, doggoku disayang di kompleks ini. Sekarang tiap lewat rumah gue, tetangga-tetangga pada nyapa doggo gue."
"Bahkan anak-anaknya pun dibiarin main sama doggo gue, walau tetap ya dibatesin pagar karena doggo gue ini kehitung gede."
Curhatan sender itu sudah di-retweet 248 kali dan mendapatkan 1.000 tanda suka. Warganet juga beramai-ramai menuliskan pendapat mereka di kolom komentar.
"Aaahhh dari dulu pengen pelihara doggo, tapi nggak ada space buat meliharanya. Mana sudah punya 4 kucing, pengen banget nyobain rasanya lari pagi bareng doggo gimana," komen warganet.
"Aku kangen anjingku yang jenis rottweiler, dia mati karena makan kodok lalu lidahnya bengkak, 6 dokter hewan gak ada yang berani karena saking besarnya gak punya tulup untuk bius, aku juga gak berani tahan badannya, akhirnya mati," curhat warganet.
Baca Juga:Usai Bikin Penyok Toyota Alphard Milik Tamu, Pegawai Hotel Ini Lakukan Aksi Tak Terduga
"Nyatanya masih banyak yang julid kalau ada yang pelihara doggie. Tetangga-tetangga gue contohnya, ngontrak belum ada 1 tahun, tapi nyinyirin doggie gue yang udh 11 tahun hidup di rumah," tambah yang lain.
"Itulah kenapa aku juga suka tersinggung ada manusia jahat dikatain 'Kayak anjing'. Padahal mendingan anjing ke mana mana dah," tulis warganet.
"Sama kejadian. Punya anjing campuran ras. Pendengarannya kuat banget. Jadi suka banget tengah malem gonggong-gonggong gitu, sampai akhirnya tetangga pada marah ngerasa keganggu," cerita warganet.