facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nunggak 2 Bulan, Penghuni Kos Kabur Tinggalkan Kamar dalam Kondisi Mengerikan

Dany Garjito | Aprilo Ade Wismoyo Selasa, 02 November 2021 | 10:02 WIB

Nunggak 2 Bulan, Penghuni Kos Kabur Tinggalkan Kamar dalam Kondisi Mengerikan
Ilustrasi kamar kos. (Azzahrafurniture.com)

Warganet menduga penghuni kamar kos tersebut mengalami gangguan atau penyakit.

BeritaHits.id - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi mengerikan sebuah kamar kos yang ditinggal oleh penghuninya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @noviinestya, Senin (1/11/2021) diperlihatkan kondisi kamar kos yang mengerikan.

Sang tetangga kos yang mengunggah video tersebut juga bercerita tentang penghuni kamar kos sebelah yang kabur usai menuggak pembayaran 2 bulan.

Didobrak oleh pemilik kos

Baca Juga: Viral Aplikasi Pengantin, Berikut Cara Download dan Edit Videonya

Karena tak pernah keluar kamar, tetangga dan pemilik kos pun curiga tentang keberadaan penghuni kamar tersebut. Sang pemilik kos akhirnya mendobrak pintu dan kaget saat mendapati kamar dalam keadaan penuh sampah.

Dijelaskan pula bahwa penghuni kamar tersebut kabur dan belum mebayar uang sewa kos selama 2 bulan.

"Ya Allah ini kondisi kamar mbak-mbak yang ngekos di samping kamarku. Udah nggak bayar 2 bulan, digedor nggak pernah dibuka, akhirnya terus dibongkar pintunya sama yang punya kos," tulis wanita itu dalam videonya, dikutip BeritaHits.id, Selasa (2/11/2021).

Kondisi kamar mengerikan

Hampir seluruh bagian kamar kos tersebut dipenuhi dengan beragam jenis sampah. Mulai dari sampah plastik, kertas, bungkus dan sisa makanan, hingga botol bekas.

Baca Juga: Masak Mi Instan Campur Kopi Hitam Viral, Disebut Makanan Terenak di Dunia

Tak hanya itu, kasur dan bantal dibiarkan tak diberi sarung. Sedangkan pakaian dan beberapa barang milik penghuni kamar tersebut terlihat berserakan tak beraturan.

"Dan kaget dong, kaya gini isinya. Mohon iktikad baiknya, seenggaknya buat membayar lah mbak," lanjutnya.

"Ada yang tahu ini kenapa? Di dalamnya masih banyak barang-barang milik mbaknya, baju-bajunya juga masih banyak banget," pungkasnya.

Kamar kos penuh sampah (tiktok)
Kamar kos penuh sampah (tiktok)

Tanggapan warganet

Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menduga si penghuni kamar kos tersebut mengalami gangguan mental.

"Mungkin orangnya menderita Hoarding disorder. Penderita biasanya merasa sulit membuang atau berpisah dengan barang-barang yang ditimbunnya," komentar salah seorang warganet.

"Kok bisa gitu ya padahal cewek, aku ada satu sampah aja risih," ujar warganet lain.

"Gangguan hoarding termasuk ke dalam bentuk dari obsessive compulsive disorder (OCD) di mana seseorang mengalami kecemasan atau stress berlebih," tulis salah satu warganet.

"Ya Allah bisa-bisanya hidup dengan kamar kaya gitu," sahut warganet lain.

"Apakah yang bersangkutan menderita hoarding disorder?" komentar salah satu warganet.

"Ya Allah kok jorok banget sih, ngeri," tulis warganet lain.

Hoarding disorder

Mengutip laman Alodokter, hoarding disorder merupakan perilaku seseorang yang senang menimbun barang tidak terpakai karena barang tersebut dianggap akan berguna di kemusian, bersejarah, dan memiliki nilai sentimental.

Barang yang disimpan bisa berupa koran, buku, makanan, benda kenangan, pakaian, struk belanja, tas plastik, hingga barang bekas yang sudah kotor dan rusak.

Orang dengan hoarding disorder ini tidak mampu merawat barang yang 'dikoleksinya' dan cenderung disimpan sembarangan.

Benda-benda itu juga tidak memiliki nilai atau kegunaan. Akibatnya, timbunan hanya akan memenuhi rumah, membuat ruang gerak terbatas, dan dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Gejala dari hoarding disorder di antaranya:

  • Sulit membuang barang yang sebenarnya tidak berguna.
  • Merasa resah saat membuang barang, bahkan sampai marah atau tersinggung bila timbunan barang dibersihkan atau dibuang.
  • Curiga jika orang lain menyentuh barang miliknya.
  • Membantah atau membeli barang dan menyimpannya ketika sudah tidak dibutuhkan, meski sudah tidak ada ruang lagi
  • Cenderung perfeksionis, sulit memutuskan sesuatu, kesulitan dalam bernegosiasi dan berencana, sering menghindar, serta menunda-nunda.

Namun, gangguan ini hanya dapat didiagnosis oleh tenaga profesional. Penderitanya membutuhkan bantuan psikoterapi, dukungan dan dampingan anggota keluarga.

Video lain yang mungkin terlewatkan:

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait