Jadi Korban Body Shaming, Cewek 'Tampar' Pembully Pakai Benda Mewah Ini

"Ya Allah kak, gak ada dagingnya sama sekali," hina seorang warganet.

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Senin, 08 November 2021 | 17:32 WIB
Jadi Korban Body Shaming, Cewek 'Tampar' Pembully Pakai Benda Mewah Ini
Viral Cewek 'Tampar' Pelaku Body Shaming Pakai Benda Mewah Ini. (TikTok)

"Emang lu kira nggemukin badan gampang," sahut warganet.

"Dikira gemukin badan gampang kali ya? Gue sudah makan, mau sebanyak apapun susah buat naik sekilo aja," curhat warganet.

"Semangat terus kak, jangan dengerin orang yang sibuk ngurusin hidup kakak," tambah yang lain.

"'Komentar tidak tersedia', auto kena mental," timpal lainnya.

Baca Juga:Bongkar Gudang Lama, Pria Syok Temukan Barang Berharga: Ini Harta Karun!

Apa itu Body Shaming dan Bagaimana Dampak Buruknya?

Body shaming merupakan sebuah tindakan buruk yang tanpa disadari bisa mengikis kepercayaan diri seseorang. Untuk lebih jelasnya, mari cari tahu tentang apa itu body shaming dan bagaimana dampak buruknya.

Body shaming merupakan suatu perilaku mengkritik atau mengomentari fisik atau tubuh diri sendiri maupun orang lain dengan cara yang negatif. Baik itu mengejek tubuh gendut, kurus, pendek, atau tinggi, sama seperti saat Anda melakukan bullying secara verbal.

Bukan hanya akan membuat minder, namun korban body shaming pada umumnya juga akan menarik diri dari keramaian untuk menenangkan diri.

Dikutip dari claritychi.com, orang-orang dari segala usia pasti pernah mengalami bullying atau body shaming dan hal tersebut akan mengganggu kesehatan mental. Berikut ini adalah pengaruh body shaming terhadap kesehatan mental:

Baca Juga:Semakin Mewah! Intip Sejumlah Failitas Kereta Luxury Generasi 2 Milik PT KAI

  1. Kecemasan Sosial
    Ketika Anda diintimidasi di depan umum, respons alaminya adalah menghindari atau Anda diharuskan bisa untuk menempatkan diri dalam situasi itu. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya mengisolasi diri sendiri dari dunia luar dan menghindari interaksi sosial.
  2. Depresi
    Peningkatan perasaan tidak percaya diri, merasa kesepian dan mengasihani diri sendiri juga dapat berkembang menjadi depresi.
  3. Gangguan Makan
    Orang yang menderita gangguan makan mungkin percaya bahwa mengontrol asupan makanan mereka akan mengubah penampilan mereka dan menghentikan body shaming.

Video ini bisa disaksikan di sini.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak