
Foto rektor ITB yang diunggah di lokapasar Opensea itu setidaknya telah dilihat sebanyak 1600 kali oleh warganet.
Foto tersebut diunggah diduga sebagai bentuk protes mahasiswa ITB terhadap rektor.
Hal itu lantaran deskripsi akun yang mengunggah dua foto itu terlihat berisi sarkasme dan kritikan.
"Masuk ke ITB, kukira aku akan mendapati kesempatan yang berimbang bagi semua. Tanpa melihat seperti apa aku dahulu, tanpa melihat rupa dan dari mana aku berasal, juga tanpa melihat seberapa banyak materi yang kumiliki. Padahal setahuku, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Kukira juga, hati seorang ibu memiliki ketulusan yang tak terbatas pada anak-anaknya. Memberi apa yang dibutuhkan bagi anaknya untuk berkembang, sesuai apa yang sudah menjadi haknya, untuk menjelajah seisi kota dan dunia; untuk tinggal dan berbuat demi masa yang jauh lebih baik." tulis pemilik akun ITB1920.
Baca Juga:Bikin Terharu, Perempuan Bayar Utang Nyicil Tiap Bulan Meskipun Tak Punya Uang
"Namun apa yang kulihat nyatanya berbeda. Ibuku mengelak saat diajak bicara, ibuku lebih memilih tersenyum pada dunia dan berpaling dari anaknya. Menganggap kita tiada, menganggap kita bukan manusia nyata. Materiku diambil tanpa terasa berguna, aku merasa hampa. Aku merasa berduka, kesempatanku dan penerus bangsa kurasa sudah tiada; aku rasa kami telah dianggap mati sejak lama." lanjut deskripsi dari akun tersebut.
Kedua foto yang dijadikan aset NFT itu hanya memberi opsi penawaran. Orang-orang yang tertarik pun harus mengajukan penawaran harga.
Video yang mungkin Anda lewatkan
Baca Juga:Viral Bapak Masak Lauk Spesial Sambut Kepulangan Anak, Bikin Haru Warganet