Dalam cerita penjual itu, pembeli mereka yang memanfaatkan promo Rp100 tidak membayarnya secara transfer atau menggunakan e-wallet.

Menurut cerita penjual, para pembeli mereka memanfaatkan sarana COD (cash on delivery) untuk membeli barang promo seharga Rp100.
Akibat dari itu, pembeli harus menanggung kerugian lantaran banyaknya pembeli yang membeli barang promo Rp100 dan membayarnya melalui COD.
"Ada 60 orderan masuk COD Rp 100, mau gak mau tetep dibungkus biarpun rugi packing karena kalo gak dikirim seller yang bakal dipinalti :'(," lanjut pengunggah di dalam videonya.
Baca Juga:Viral Warga Temukan Sosok Menyeramkan di Gorong-Gorong, Publik: Kasihan tapi Kesal
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat video itu sontak terkejut dan membanjiri kolom komentar dengan beragam tanggapan. Sebagian besar dari mereka merasa iba dengan yang dialami oleh penjual.
"Kau sendiri yang kasih harga 100. Emang gak mikir untung rugi sebelumnya," tulis salah seorang warganet.
"Kok bisa di Rp100 kak, kakak masukin diskon Rp100 kali ya. Aku ga pernah menyetujui kalo prodak aku didiskon s***** banyak ga sesuai ketentuan toko saya," tulis warganet.
"Memangnya kalo order cuma 100 gitu ongkirnya gratis yah kak? Biasa kalo event aja harus belanja min 10rb baru bisa gunain gratis ongkir," sahut warganet lain.
Baca Juga:Viral Momen Pengantin Wanita BAB Ditemani Bridesmaid, Publik: The Real Teman Sejati
"Mending kasi minimal belanja kemarin aku beli stiker harganya 100 rupiahan disuru minimal 10rb tapi karna budgetku 5k jadi konfir dan syukurnya dikasih," tulis seorang pengguna TikTok.