Cewek Nangis Curhat Alasan Masuk Pesantren, Kisahnya Nyesek

"Pernah milih di pesantren karena..."

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani
Selasa, 16 November 2021 | 14:54 WIB
Cewek Nangis Curhat Alasan Masuk Pesantren, Kisahnya Nyesek
Cewek Nangis Curhat Alasan Masuk Pesantren Karena Ayah Ancam Bunuh Ibu. (TikTok)

BeritaHits.id - Curhatan cewek mengenai alasannya masuk pesantren baru-baru ini menjadi viral. Ia bercerita sambil menangis jika dirinya lelah melihat kelakuan kasar ayah kepada ibunya.

Kisahnya ini dibagikan oleh akun TikTok @xnan****. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1,8 juta kali dan mendapatkan 310 ribu tanda suka.

Dalam video, cewek ini menunjukkan wajahnya yang dipenuhi air mata. Ia kemudian curhat mengenai keputusannya untuk masuk ke pesantren.

Cewek ini mengakui lelah melihat ibunya mau dibunuh oleh sang ayah. Ia mengungkap kehidupan rumah tangga orang tuanya yang setiap hari berkelahi.

Baca Juga:Pamer Foto Masak di Grup Keluarga, Wanita Ini Diserang Ibu Mertua dan Kakak Ipar

Karena sudah tidak kuat, cewek ini akhirnya memutuskan masuk ke pesantren. Ia meninggalkan sang ibu dan adiknya di rumah bersama ayahnya.

"Pernah milih di pesantren karena capek lihat nyokap mau dibunuh sama bokap setiap berantem," curhat cewek ini sebagai keterangan video TikTok seperti dikutip BeritaHits.id, Selasa (16/11/2021).

Cewek Nangis Curhat Alasan Masuk Pesantren Karena Ayah Ancam Bunuh Ibu. (TikTok)
Cewek Nangis Curhat Alasan Masuk Pesantren Karena Ayah Ancam Bunuh Ibu. (TikTok)

Namun, cewek ini tidak menyangka jika keputusannya untuk pergi ke pesantren membuatnya semakin sedih. Bagaimana tidak, ia mendapat kabar jika ibu dan adiknya diusir dari rumah oleh sang ayah.

Kejadian itu membuat ibu dan adiknya sampai tidur di jalanan karena tidak memiliki tempat tinggal.

"Tapi ternyata selama di pesantren, nyokap sampai diusir dan tidur di jalanan sama adik," lanjut cewek ini.

Baca Juga:Viral Warga Terpaksa Boyong Keranda Sebrangi Sungai Besar ke TPU, Netizen Nitikan Air Mata

Nasib yang dialami ibu dan adiknya itu membuatnya begitu hancur. Ia bahkan sampai merasa bersalah karena meninggalkan ibu dan adiknya ke pesantren.

"Padahal tiap hari dzikir sama doa minta lindungin nyokap sama adik. Ngerasa bersalah kenapa dulu milih buat di pesantren," ungkapnya.

Kisah sedih cewek ini mengenai keluarganya dibanjiri simpati oleh warganet. Mereka menuliskan beragam komentar dukungan sampai doa kepada

"Berarti waktu mbak masuk pesantren, derajat mbak di depan Allah langsung naik. Begitupun cobaan langsung naik," komentar warganet.

"Gak kebayang tekanan yang lo hadapin, semangat ya mbak," sahut warganet.

"Kok bisa tega gitu sih anjir. Gua lihat ibu dibentak dikit sama ayah aja langsung kesel sama ayah sendiri. Apalagi ini parah banget," tulis warganet.

"Ortu kayak gini sebenernya bisa dilaporin gak sih?" tanya warganet.

"Maaf ya kalau bosen sama kata semangat, tapi semuanya pasti ada hikmahnya. Yakin banget habis ini bakal bahagia terus," tambah yang lain.

"Semoga kakaknya kedepannya bisa lebih baik lagi ya, salah satunya menutup aurat, biar mamahnya bangga. Semangat kak," dukung warganet.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak