facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Presiden Bongkar Borok BUMN di Depan Erick-Ahok, Rocky Gerung: Jokowi Jubir Oposisi

Aprilo Ade Wismoyo Minggu, 21 November 2021 | 12:00 WIB

Presiden Bongkar Borok BUMN di Depan Erick-Ahok, Rocky Gerung: Jokowi Jubir Oposisi
Presiden Jokowi sampaikan pengarahan di depan Menteri dan petinggi BUMN (youtube)

Jokowi menilai banyak investor yang mau masuk ke PLN dan Pertamina namun terkendala berbagai faktor.

BeritaHits.id - Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara soal Presiden Jokowi yang baru-baru ini menyampaikan kritik pedas terhadap beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PLN dan Pertamina.

Lewat video yang diunggah di kanal Youtubenya Minggu (21/11/2021), Rocky Gerung bersama Hersuben Arief membahas tentang kritik Jokowi yang diduga ditujukan pada Erick Tohir dan Ahok.

Rocky dengan terang-terangan menyebut bahwa Jokowi menyampaikan apa yang selama ini telah disampaikan oleh para pengamat dan juga tokoh oposisi pemerintah.

Sebut presiden jadi semacam pengamat

Baca Juga: Cewek Baru Pertama Berani Semir Rambut, Salon Malah Alami Musibah Tak Terduga

Dalam video itu, Rocky Gerung menyebut sikap Presiden Jokowi yang diperlihatkan dalam acara pengarahan bersama para menteri dan petinggi BUMN menunjukkan bahwa presiden bertindak sebagai seorang pengamat.

"Semua yang disampaikan presiden setelah saya lihat videonya tadi, itu artinya presiden jadi semacam pengamat," tulis Rocky Gerung dalam videonya dikutip BeritaHits.Id, Minggu (21/11/2021).

Menurut Rocky, apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi sudah pernah diucapkan oleh para pengamat.

"Karena semua yang diucapkan presiden itu yang diucapkan oleh Rizal Ramli, Anthony Budiawan, Said Didu, bahkan Dahlan Iskan, semua itu sudah diterangkan dan sekarang presiden mengucapkan kembali pikiran pengamat," lanjut Rocky.

Disebut jubir baru dari oposisi

Baca Juga: Viral, Mahasiswi Ini Dianggap Menghina Penjual Es, Netizen Bereaksi Hingga Minta Maaf

Rocky menyangkan sikap presiden yang seolah-olah sedang jadi pengamat. Ia bahkan menyebut Presiden Jokowi sebagai juru bicara baru dari oposisi. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait