"Cacat? Penipu ahh, penipu," kata pria itu.
Ibu pengemis itu sendiri tidak terima dibilang penipu. Ia mengatakan membohongi orang itu adalah dosa sambil tersenyum.
"Astaghfirullah, dosa pak. Ya Allah, dosa pak," jawab ibu pengemis itu.
Pria itu lantas menyuruh rekannya untuk membuka selendang sang pengemis sebagai bukti. benar saja, tangan pengemis itu tampak baik-baik saja.
Baca Juga:Palang Pintu Kereta Api Nyeleneh di Pasar Cikampek Bikin Netizen Geram: Biang Macet
Bahkan, pria itu juga mencoba menggerak-gerakkan persendian tangan ibu itu. Hasilnya, sang ibu sama sekali tidak tampak kesulitan dan tangannya berfungsi dengan baik.
"Normal, normal," sahut pria itu.

Sementara itu, ibu pengemis itu awalnya tidak mau mengakui jika tangannya tidak cacat. Ia justru berkali-kali mengatakan sakit saat pria itu menggerak-gerakkan tangannya.
Walau begitu, ia akhirnya menyerah dan mengakui jika dirinya telah berbohong.
"Iya, dosa pak, dosa berbohong. Iya saya (yang berdosa)," kata ibu itu sambil tersenyum malu.
Baca Juga:Warganet Gabungkan Foto Cha Eun Woo dan Kekeyi, Begini Hasil Wajah Anaknya
Pria itu sendiri akhirnya memberikan teguran dan pengertian kepada ibu pengemis itu. Ia menyebut ibu itu tidak bersyukur karena diberi tubuh yang normal, tetapi malah mengaku cacat.