facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Warga China Boleh Jadi PNS Saat Banyak Rakyat Indonesia Pengangguran, Benarkah?

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani Jum'at, 03 Desember 2021 | 12:33 WIB

CEK FAKTA: Warga China Boleh Jadi PNS Saat Banyak Rakyat Indonesia Pengangguran, Benarkah?
CEK FAKTA Warga China Boleh Jadi PNS Saat Banyak Rakyat Indonesia Pengangguran. (Turnbackhoax.id)

Beredar narasi warga China diizinkan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tengah kondisi rakyat Indonesia masih banyak yang menganggur. Benarkah?

Artikel asli tersebut berjudul "1,4 Juta Warga China Ikut Tes PNS 2021, Persaingan Superketat". Artikel itu diunggah oleh Jpn.com pada Senin, 29 November 2021.

CEK FAKTA Warga China Boleh Jadi PNS Saat Banyak Rakyat Indonesia Pengangguran. (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA Warga China Boleh Jadi PNS Saat Banyak Rakyat Indonesia Pengangguran. (Turnbackhoax.id)

Dalam artikel itu, dijelaskan sekitar 1,4 juta warga China bersaing ketat memperebutkan 31.200 posisi sebagai PNS di negara mereka. Jumlah pelamar PNS di China juga dilaporkan meningkat sampai 40 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, foto yang digunakan dalam artikel itu juga hanyalah untuk keperluan ilustrasi.

KESIMPULAN

Baca Juga: International Youth Championship 2021 Resmi Ditunda

Dari penjelasan di atas, maka narasi warga China diberi kesempatan untuk menjadi PNS di tengah kondisi rakyat Indonesia masih banyak yang menganggur adalah hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konteks yang salah. Artinya, konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait