Tinggal di Area Istana Kepresidenan, Mantan Asisten Gus Dur Alami Peristiwa Misterius

Mantan asisten Gus Dur mengalami kejadian-kejadian janggal di area Istana Kepresidenan.

Dany Garjito | Fita Nofiana
Jum'at, 10 Desember 2021 | 18:49 WIB
Tinggal di Area Istana Kepresidenan, Mantan Asisten Gus Dur Alami Peristiwa Misterius
Istana Kepresidenan Bogor. (Foto: Antara/Widodo S. Jusuf)

BeritaHits.id - Mantan Asisten Presiden Keempat RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur bercerita soal kejanggalan yang muncul di Istana Kepresidenan Jakarta.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Priyo Sambodo (Asisten Gus Dur) melalui sebuah utas di Twitternya, Rabu (8/12/21).

"Selamat malam Indonesia Raya. Atas permintaan para netizen yang baik hati, di malam yang dingin ini saya akan cerita tentang hal-hal 'misterius' yang sering dijumpai di Istana Kepresidenan di mana usianya sudah ratusan tahun itu. Setuju?," tulisnya.

Priyo bercerita bahwa di era Gus Dur, ia diberikan 1 kamar di wisma negara. Terletak di antara Istana Merdeka dan istana negara.

Baca Juga:Haru! Kisah Cinta Pasutri Bertemu di Tinder, Sempat LDR 3 Tahun sebelum Tatap Muka

Bangunan tua yang ia tempati memiliki 6 lantai berkamar-kamar mirip hotel yang bertahun-tahun tak dihuni.

"Aromanya khas ruangan kosong lama, apek" tulisnya.

"Benernya saya enggak gitu nyaman. Tapi dari pada pulang balik Jakarta Bekasi tiap dini hari, ya sudah saya memilih menginap di Wisma Negara ini meski cerita mistis macam-macam sudah puluhan kali saya dengar dari para pegawai istana," imbuhnya.

Ia sering kali selesai tugas malam hari, sehingga baru kembali ke wisma di tengah malam. Dalam perjalannya dari Istana Merdeka ke Wisma Negara untuk beristirahat, Priyo menyatakan bahwa ia harus melewati pohon Buni besar yang dikenal angker.

"Kabarnya sering ada perempuan gelantungan di atas sambil nangis-nangis lalu berubah cekikikan," catat Priyo.

Baca Juga:SD Negeri 001 Bontang Utara Bantah Kabar Hoaks Soal Percobaan Penculikan Anak

Cuitan Priyo Sambadha (twitter.com/PSambadha)
Cuitan Priyo Sambadha (twitter.com/PSambadha)

"Terus terang saya agak jiper juga harus melewati bawah pohon rindang itu sendirian di malam buta ini. Sunyi senyap. Tapi saat itu rasa lelah saya mengalahkan rasa takut saya. Saya teruskan langkah saya sambil berdoa sekenanya. Saya enggak mau mendongak ke atas pohon," imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak