Curhat Pilu Anak, Ortu Nyaris Cerai, Pilih Ikut Ibu Malah Disumpahi Buruk oleh Ayah

Curahan hati pilu seorang perempuan mendadak viral di media sosial Twitter.

Reza Gunadha | Frida Hanifa Putri
Selasa, 11 Januari 2022 | 12:59 WIB
Curhat Pilu Anak, Ortu Nyaris Cerai, Pilih Ikut Ibu Malah Disumpahi Buruk oleh Ayah
ilustrasi sedih (gettyimages)

BeritaHits.id - Curahan hati pilu seorang perempuan mendadak viral di media sosial Twitter. Betapa tidak, orang tuanya nyaris bercerai dan dia pun dihadapkan pada dua pilihan yang sulit.

Curhatan itu menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet usai dikirim oleh seorang perempuan secara anonim dan diunggah di akun jejaring sosial Twitter @convomf.

"Halo, aku mau cerita, nih," tulis si pengirim, seperti dikutip oleh Beritahits.id, Selasa (11/01/2022).

Curhat pilu anak, ortu nyaris cerai, pilih ikut ibu malah disumpahi buruk oleh ayah (Twitter/convomf)
Curhat pilu anak, ortu nyaris cerai, pilih ikut ibu malah disumpahi buruk oleh ayah (Twitter/convomf)

Pada cuitan tersebut, si perempuan menceritakan kondisi keluarganya yang sedang tidak baik-baik saja. Pasalnya, orang tua dia berniat untuk bercerai.

Baca Juga:Ferdinand Hutahaean Jadi Tersangka, GP Ansor Minta Polisi Beri Bimbingan Keagamaan Islam

Untuk menenangkan diri, sang ibu memilih pergi ke rumah temannya. Namun, keluarga sang ayah malah datang menemui si perempuan dan memarahi dia karena memilih ikut dengan ibunya.

"Ortuku mau cerai, terus Bundaku pergi ke rumah temannya buat menenangkan diri. Terus saudara Ayahku datang, marah-marah ke aku karena aku memilih ikut Bundaku."

Mereka menghina si perempuah dan sang ibu. Si perempuan pun hanya bisa diam lantaran tidak tahu harus berkata apa.

"Mereka bilang, 'Percuma kuliah tinggi-tinggi tapi b*** jadi anak,' sampai menjelek-jelekkan Bundaku, memaki-maki Bundaku, memaki-maki aku, mengatai aku b***, mengata-ngatai aku. Aku diam enggak tahu mau ngapain, percuma juga ngomong panjang lebar, aku malah semakin dikatain pemikiran aku g***."

Dikatai demikian, si perempuan pun langsung mengabarkan pada sang ibu. Wanita itu pun menyuruh dia untuk tidak mendengarkan perkataan buruk tersebut.

Baca Juga:Ingin Cepat Pulang! Perempuan Ini Malu Punya Baju Samaan dengan Pengantin dan Bridesmaid

"Aku sudah mengabarkan Bunda via chat, terus kata Bundaku sudah enggak usah didengarkan."

Parahnya lagi, sang ayah mengaku sudah tak peduli pada si perempuan dan istrinya. Bahkan, keluarga sang ayah ikut menyumpahi si perempuan dengan mengatakan, dia tidak akan sukses jika ikut bersama ibunya.

"Ayahku bilang terserah aku kalau ikut Bunda, mau hidup susah apa mati sama Bunda terserah, dia enggak peduli, saudaranya Ayahku mengomel terus sampai menyumpahi aku enggak akan sukses kalau ikut Bunda."

Hal itu pun membuat si perempuan kecewa.

"Aku sudah kecewa banget, memang enggak apa-apa keluarganya ikut campur keluarga aku? Aku sedih banget."

Lebih lanjut, si perempuan juga mengakui, secara materi, sang ayah lebih lebih berkecukupan lantaran memiliki pekerjaan. Sebaliknya, sang ibu adalah ibu rumah tangga. Kendati begitu, menurut si perempuan, sang ayah memiliki sifat yang cukup pelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak