Dia pun memperlihatkan sejumlah orang yang ikut terlantar bersamanya karena tidak mendapatkan jemputan bis.
Pihak Panitia Menelantarkan Penonton
Pria berkaos kuning serta bertopi hitam itu sangat kecewa dengan pelayanan jasa yang diberikan oleh penyelenggara MotoGP Mandalika.
Pasalnya, mereka telah membayar uang yang tak sedikit jumlahnya namun pelayanan jasa untuk akses transportasi masih tidak maksimal.
Baca Juga:Rara Pawang Hujan Jadi Sorotan Dunia MotoGP, Deddy Corbuzier: Diajak Podcast Asik Nih
"Kami sangat kecewa, kami datang jauh-jauh dari Kalimantan membayar Rp 2,5 juta per-tiket per-orang. Tapi nyatanya kami ditelantarkan dan kami jalan kaki," kata si pria.
Sampai malam hari itu pun mereka belum mendapatkan jemputan dan harus menunggu entah mau kemana.
Berharap Akses Transportasi Dipermudah
Pria itu berharap pihak panitia dapat memperbaiki penyelenggaraan MotoGP apabila kembali berlokasi di Sirkuit Mandalika, terutama pada akses transportasi yang digunakan untuk para penonton.
"Atau memang kalau tidak mampu, atau shuttle busnya kurang ya jangan dipaksakan," ujar pria tersebut.
Baca Juga:Phapros Ikut Ramaikan Ajang MotoGP Mandalika
Dia pun berharap pihak panitia memperbolehkan penonton membawa kendaraan pribadi untuk menuju ke tempat