Komisi IX DPR Pamer Terawan Gercep Kirimkan Dokter untuk Pejabat saat Covid-19, Publik: Aib Nepotisme Kebongkar

Komisi IX DPR pamer Terawan ternyata sangat gercep bertindak kalau pejabat covid-19.

Reza Gunadha | Sekar Anindyah Lamase
Selasa, 29 Maret 2022 | 18:18 WIB
Komisi IX DPR Pamer Terawan Gercep Kirimkan Dokter untuk Pejabat saat Covid-19, Publik: Aib Nepotisme Kebongkar
Mantan Menkes Terawan Agus Putranto - Terawan dipecat dari keanggotaan IDI. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Alat-alat kesehatan yang digunakan anggotan komisi IX itu kini dikabarkan telah dihibahkan ke RSUD tempat dia dirawat.

Cuitan Ninik pada Senin 28 Maret 2022 itu langsung mendapatkan beragam tanggapan dari publik.

Publik merasa apa yang diungkapkan oleh Ninik merupakan salah satu tindakan nepotisme antara Terawan dan pejabat lain.

Hal tersebut langsung menjadi viral dan dibanjiri beragam tanggapan warganet.

Baca Juga:Gagal Tanya soal Pemecatan Terawan Hari Ini, Komisi IX Kecewa IDI Bersurat Minta Tunda Rapat

"Kok sakit hati bacanya ya, inget istri dan mertua meninggal waktu gelombang delta Juli tahun lalu, andai saya di posisi ibu, mungkin mereka masih hidup sekarang," tulis @Ash***.

"Enak ya jadi wakil rakyat, kalau sakit rumah sakitnya yang nyamperin. Bukan yang sakit nyamperin ke rumah sakit," imbuh @JjH***.

"Sama pejabat gercep giliran ke rakyat cengengesan bisa sembuh sendiri," komentar @mpo***.

"Ini aib sebenernya, banyak orang meninggal gegara enggak dapet perawatan tapi pejabatnya malah dikirimin dokter sama peralatannya," ungkap @abd***.

"Wah hebat sekali. Dulu om saya meninggal karena covid, setelah muter-muter keliling pakai ambulans swadaya dan enggak berhasil dapat tempat di RS, padahal sudah desaturasi berat. Beneran bangga kah bu karena pak Terawan menganakemaskan anggota DPR? Sungguh luar biasa," kata @ni***.

Baca Juga:Teman Sejawat Ungkap Curhat Terawan: Mereka Menuduhkan Tanpa Sekalipun Bicara Denganku

"Uh keceplosan nepotismenya ya bu," timpal @kep**.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak