Seiring berjalannya waktu, Zefanya pun semakin paham dan jago cara main game PB.
Kegiatan Zefanya dengan dua remaja itu ternyata tak hanya sekedar bermain-main, mereka bertiga bahkan akan belajar bersama sebelum mengisi billing di warnet.
"Di situ akhirnya kita mulai solid dan tiap Jum'at, Sabtu, Minggu selalu main bareng dan belajar bareng. Jadi sebelum kita isi billing, kita selalu belajar bareng, mereka yang juga ngajarin gue perkalian pertama kali," ungkap Zefanya.
"Saat itu gue juga masih belum paham mereka belajar buat apaan dan kenapa selalu di warnet," lanjut Zefanya.
Baca Juga:Diduga Diperkosa Mantan PSK, Remaja Lelaki di Nunukan Alami Depresi
Latar Belakang Dua Remaja di Warnet
Usut punya usut, kedua remaja itu ternyata adalah anak 'yatim' yang kabur dari yayasan panti asuhan.
Mereka berdua pergi usai mengetahui ada hal yang 'tidak beres' di dalam panti dan berakhir di warnet yang rasanya sudah seperti rumah bagi kedua remaja tersebut.
"Mereka bener-bener belajar sambil kerja sampingan. Kenapa warnet? Dia bilang kalau ini warnet tempat pertama mereka singgah abis kabur jauh dan abang operator warnetnya jadiin wali buat ampil raport karena keliatan tua banget haha," beber Zefanya.
Zefanya juga membeberkan bahwa kedua remaja itu mau saling membantu dan berbagi satu sama lain meski keadaan finansial mereka juga susah.
Baca Juga:Tagar #ParfumChikiKeju Trending di Twitter Sampai Bikin Penasaran, Apa yang Terjadi?
Hal itulah yang membuat Zefanya tergerak hatinya untuk beramal dan berinteraksi dengan orang-orang 'kecil' yang bekerja di jalanan.