Semua Orang Ketakutan, Pesawat Mengalami Turbulensi Diduga Akibat Puting Beliung

Video detik-detik pesawat mengalami turbulensi itu direkam oleh seorang penumpang.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Rabu, 01 Juni 2022 | 10:37 WIB
Semua Orang Ketakutan, Pesawat Mengalami Turbulensi Diduga Akibat Puting Beliung
Ilustrasi turbulensi (Shutterstock)

Fakta Tentang Turbulensi

Pikirkan turbulensi itu seperti ombak di lautan. Ombak besar atau tidak teratur dapat membuat perjalanan perahu menjadi tidak nyaman, tetapi tidak selalu berbahaya. Hal yang sama terjadi dengan pesawat ketika terbang melalui angin yang tidak teratur.

Turbulensi Tidak Berbahaya

Lebih dari 8 juta orang terbang setiap hari, bertambah menjadi sekitar 3 miliar per tahun. Dari 3 miliar itu, tahukah kamu berapa banyak orang yang rata-rata terluka oleh turbulensi setiap tahun? 58 penumpang.

Baca Juga:Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat di Nepal Ditemukan, Total 22 Orang

Kemungkinan terluka karena turbulensi adalah 0,00000193%. Dan 2/3 di antaranya adalah pramugari atau penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman saat terjadi turbulensi.

Sabuk Pengaman: Pertahanan Pertama Anda Terhadap Turbulensi

Ketika radar cuaca pilot menunjukkan kemungkinan turbulensi di depan, pilot akan menyalakan lampu "Kencangkan Sabuk Pengaman" di atas kursimu.

Segera kencangkan sabuk pengaman saat melihat tanda peringatan ini. Sabuk pengaman adalah pertahanan yang kuat terhadap potensi cedera terkait turbulensi.

Pilot menyalakan lampu peringatan itu karena mereka dilatih untuk memahami berbagai faktor yang dapat menyebabkan turbulensi.

Baca Juga:Wanita Indonesia Mendadak Teriak Histeris Berulang Kali saat di Masjid Nabawi, Buat Bingung Jemaah Lain

Pilot Tahu Kapan Turbulensi Datang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak