Twitter Ombudsman Dikritik Netizen: Kok Bersyukur Melihat Banyak Orang Lelah Cari Kerja?

Twitter OmbudsmanRI137 membuat cuitan yang isinya dinilai netizen terkesan menghakimi para pengangguran yang masih mencari pekerjaan.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Jum'at, 17 Juni 2022 | 17:48 WIB
Twitter Ombudsman Dikritik Netizen: Kok Bersyukur Melihat Banyak Orang Lelah Cari Kerja?
Logo Ombudsman (Antara Sumut/int)

Mereka adalah pekerja yang harus dikurangi pada saat produksi menurun karena berkurangnya permintaan, hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

3. Pengangguran Friksional

Pengangguran ini terjadi karena adanya sebuah kesulitan, yaitu mempertemukan pencari kerja dengan lowongan pekerjaan. Hal ini terjadi karena banyak hal, tetapi biasanya letak geografis dan kekurangan informasi menjadi penyebab utamanya. Selain itu, pencari kerja yang berhenti karena mencari kesempatan yang lebih baik juga termasuk dalam golongan ini.

4. Pengangguran Musiman

Baca Juga:Kakaknya Nikah, Cewek Ini Justru Kirimkan Doa Salat Jenazah, Warganet: Salah Server

Pengangguran ini terjadi karena adanya perubahan musim. Misalnya petani, mereka hanya akan bekerja pada saat musim tanam dan musim panen, tetapi setelah itu mereka akan menganggur, inilah yang disebut pengangguran musiman.

5. Pengangguran Teknologi

Pengangguran ini terjadi karena bidang-bidang produksi yang dulunya dikerjakan dengan tenaga manusia, sekarang bisa menjadi lebih mudah jika dikerjakan dengan teknologi. Hal inilah yang membuat posisi manusia tergusur dan digantikan oleh mesin.

Pengangguran Voluntary

Pengangguran ini agak lucu sebenarnya, golongan ini adalah orang-orang yang menganggur dengan sukarela, mereka sebenarnya bisa mendapatkan kerja, tetapi tidak mau atau sukarela tidak bekerja.

Baca Juga:Momen Haru Dekan Peluk Ibu Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal Dunia

Biasanya hal ini terjadi karena orang tersebut dapat warisan atau faktor lain yang menyebabkan dia tidak perlu bekerja alias kaya mendadak.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak