Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan autoimun lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.
Dr Ruma menjelaskan wanita memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat daripada pria. Hal itulah yang menjadi alasan tingkat kematian anak perempuan lebih rendah daripada anak laki-laki.
Sebagian besar gen terkait kekebalan terletak di kromosom X dan wanita memiliki dua kromosom X. Oleh karenanya, sistem kekebalan mereka dianggap lebih kuat.
Selain itu, hormon estrogen bersifat proinflamasi yang membuatnya semakin berisiko bagi wanita jika selnya menyerang diri sendiri.
Baca Juga:Ada-ada Saja, Pesanan Es Siswa SD Sekelas Diantar saat Guru Mengajar
Meskipun tidak ada data konkret tentang gangguan ini menjadi umum di kalangan wanita, banyak di antaranya yang disebabkan oleh faktor-faktor di sekitar Anda.
Lalu, apa saja jenis penyakit autoimun yang paling banyak diidap masyarakat? Dilansir Hello Sehat, ini 6 penyakit autoimun paling umum:
1. Rematik
Rematik atau radang sendi merupakan penyakit autoimun yang menyerang sendi. Sistem kekebalan tubuh menghasilkan antibodi yang menempel pada lapisan sendi, sehingga sel imun menyerang sendi dan menyebabkan radang, pembengkakan, dan nyeri.
Orang dengan rematik biasanya merasakan gejala seperti sendi sakit, kaku, dan bengkak, sehingga dapat mengurangi geraknya. Jika tidak diobati, rematik dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen secara bertahap.
Baca Juga:Kaesang Pangarep Sukses Luluhkan Hati Erina Gudono, Kevin Nugroho: Tutorial Peletnya Kak?
2. Lupus