Sejumlah warganet merasa hal tersebut tak patut dilakukan.
"Irit sama pelit beda tipis," komentar @i.am****.
"Woilah di Shop** murah buk centong nasi sayur yang buat suvenir nikah," imbuh @desi***.
Namun, kebanyakan warganet justru setuju dan mengaku tindakan si ibu patut dicontoh.
Baca Juga:Ramah Lingkungan, Endek Bali Bisa Jadi Buah Tangan dan Suvenir yang Mendunia
"Kita tak tahu keadaan ekonomi tiap orang seperti apa, berpikir positif aja," tulis @dhevi***.
"Salut sama ibunya semoga nikahan abangnya lancar ya," ungkap @fitri***.
"Wah idenya bagus nih, mengirit budget. Souvenirnya juga yang berguna semua, karena banyak souvenir yang murah-murah tapi nggak ada manfaatnya ujung-ujungnya kebuang," timpal @aini***.
"Emang kenapa ya? Kan nggak papa, dia juga dateng ke hajatan dan dapat tu suvenir. Kalau dibagiin lagi sudah haknya si ibu. Mungkin uang yang kecil bagi sebagian orang, tapi kan kira nggak tahu keadaan beliau gimana," ujar @astri***.
Baca Juga:Uang Kepeng Kamasan Diharapkan Bisa Jadi Suvenir G20 di Bali