Mendengar cerita pilu tersebut, si konsultan pun meminta klien wanita itu untuk membuat daftar kritikan hal apa yang sering dialamatkan kepada dirinya sendiri.
Setelah menemukan kritikan itu, konsultan berkata untuk membuat perlawanan diri terhadap kritikan diri tersebut.
"Tiap kali ibu mengkritik diri sendiri, lawan kritikan itu. Penolakan suami tidak disebabkan karena ada yang kurang dalam diri ibu," terang si konsultan.
Pemikiran tersebut dikatakan tak akan bisa membuat klien itu bangkit, karena tuduhan ke diri sendiri malah akan semakin merusak kepercayaan diri si klien ketika sudah terpuruk sedemikian rupa.
Baca Juga:Bangun Tidur Siang Mandi Pakai Seragam, Bocah SD ini Bersiap Sekolah padahal Masih Magrib
Unggahan itu pun sontak menuai beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.
"Saya pernah mengalami dan memilih jalan untuk berpisah daripada tertekan batin," ungkap @dapoe***.
"Hei kalian bunda-bunda, ibu-ibu, mamah-mamah, istri-istri sah yang suaminya selingkuh. Kalian berhak bahagia jangan pernah merasa itu semua karena kekurangan kalian yang jelas perselingkuhan dilakukan oleh manusia-manusia kotor. Semoga bahagia untuk para istri-istri sah aamiin," tulis @sarah****.
"Buang aja laki gitu, ganti yang lebih baik," komentar @sdk***.
"Mbaknya kuat sekali, selama 3 tahun jadi korban playing victim suaminya. Percayalah bun kamu nggak ada kurangnya, yang kurang itu suamimu, kurang bersyukur. Laki kayak gitu buang aja ke laut," timpal @candy***.
Baca Juga:Viral Balita Ini Takut Main Roller Coaster dari Televisi Pakai Bak Mandi