facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Curhat, Dilema Pengemudi Bus di Jalan Menghadapi Pemotor yang Ngeyel

Dany Garjito | Evi Nur Afiah Minggu, 03 Juli 2022 | 15:10 WIB

Curhat, Dilema Pengemudi Bus di Jalan Menghadapi Pemotor yang Ngeyel
Kecelakaan bus di Tol Bocimi [Ist]

Banyak kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan antara bus atau truk-truk besar dengan pengendara motor. Tak jarang juga kecelakaan sampai memakan korban meninggal dunia.

BeritaHits.id - Beredar postingan yang berisi curhatan seseorang dilema menghadapi hiruk pikuk jalanan yang rawan kecelakaan

Banyak kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan antara bus atau truk-truk besar dengan pengendara motor. Tak jarang juga kecelakaan sampai memakan korban meninggal dunia.

Oleh sebab itu, untuk meminimalisir insiden di jalanan, salah seorang di media sosial meminta agar para pemotor untuk berluas hati menjadi pengendara yang sabar dan mengalah pada kendaraan berukuran besar. 

"Jadi jika misalnya anda sedang naik motor di jalan raya, mengalahlah pada bus/ truk besar. Ini demi kepentingan nyawa anda sendiri. Jika truk atau bus mengklakson anda untuk minggir, maka berusahalah rendah hati dan sabar," tulis keterangan pada unggahan foto tangkap layar yang dibagikan kembali lewat akun Instagram @lambeonlen dikutip Beritahits.id pada Minggu, (3/7/2022).

Baca Juga: Sopir Mobil Diduga Teler Seruduk Pemotor di Mampang, Pelakunya Tak Berkutik usai Dicegat Ojol

Curhat seseorang yang dilema menghadapi hirup pikuk jalanan (Instagram/ @lampeonlen).
Curhat seseorang yang dilema menghadapi hirup pikuk jalanan (Instagram/ @lampeonlen).

Pengunggah mencontohkan bahwa truk besar yang sering dijumpai di jalanan punya jasa yang begitu dalam bagi perekonomian masyarakat. Contoh sederhananya, truk bermuatan besar tersebut lah yang mengangkut hasil bumi seperti sayur-sayuran hingga bahan bangunan yang manfaatnya sangat terasa bagi kehidupan manusia.

Sementara bus membawa penumpang banyak antara 24 hingga 80 orang. Dengan kata lain kepentingannya jauh lebih besar dari satu atau dua pemotor.

Ketika terjadi kecelakaan, sang sopir bisa saja mendadak mengerem kendaraanya jika ada pemotor yang jatuh di depannya. 

Tapi jika melakukan itu, yang terjadi adalah bagian belakang atau muatan menjadi tak stabil lari ke arah kanan dan kiri. Bagaimana jika banyak pengendara motor di samping kanan dan kiri bisa saja terserempet bahkan tergilas.

Pemotor diharapkan dapat menjaga jarak dengan bus atau truk kurang lebih 50-100 meter.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kecelakaan yang Tewaskan Dua Orang di Jalan Raya Pondok Indah

"Kita harus mengerti bahwa tidak gampang sopir mengendalikan truk atau bus besar di jalan yang padat kendaraan kecil melaju di sekitarnya. Intinya harus ekstra hati-hati," cuit postingan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait