Mengaku Kena Tipu, Seorang Pria Aniaya Gadis sampai Memasukkannya ke Tong Sampah

Aksi pria itu dikabarkan begitu brutal di depan publik, bahkan orang sekitar tak berani melangkah maju.

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Rabu, 06 Juli 2022 | 10:40 WIB
Mengaku Kena Tipu, Seorang Pria Aniaya Gadis sampai Memasukkannya ke Tong Sampah
Ilustrasi penganiayaan. (Shutterstock)

BeritaHits.id - Seorang pria baru-baru ini menjadi sorotan karena memukuli gadis di depan publik secara brutal. Tindakan itu dilakukan karena si pria berang setelah merasa ditipu oleh gadis tersebut.

Kejadian tersebut dilansir oleh situs Saostar berlokasi di depan sebuah pabrik di China. Saat itu sang pria terlihat begitu agresif, orang-orang yang menyaksikan dan berada di sekitarnya tidak berani melangkah maju.

Mereka hanya bisa berdiri dari kejauhan dan mencoba menghubungi pihak kepolisian. Si pria terlihat tak berhenti memukuli gadis itu hingga polisi tiba.

Pada saat itu, si gadis dipukuli hingga pingsan terbaring di tanah, kondisi matanya pun dikabarkan seperti mata orang tak bernyawa.

Baca Juga:KATANYA: Bendera Merah Putih Pertama Kali Dikibarkan di Jalan Proklamasi #7

Video itu memperlihatkan mereka berdiri di samping tempat sampah, si pria pun secara brutal menyerang sang gadis.

Walaupun dipukuli sedemikian rupa, gadis itu bahkan sama sekali tidak memberikan perlawanan dan hanya pasrah menerima pukulan bertubi-tubi.

Dalam potret yang beredar, bahkan si pria terlihat memasukkan gadis itu ke dalam tong sampah. Tong sampah berukuran cukup besar beserta isiannya itu ditimpukkan ke sang gadis dengan begitu enteng.

Namun si gadis berani melawan ketika pria itu merebut cincin dari tangannya dan kalung dari lehernya.

Sayangnya, perlawanan itu sama sekali tidak berhasil. Sebaliknya, tindakannya itu membuat si pria semakin marah.

Baca Juga:Jenguk Ayah di Sel Tahanan, Gadis ini Dapat Bekas Bungkus Rokok, Isinya Tulisan Ucapan Ultah Bikin Mewek!

Pria itu pun lalu meraih tangan gadis dan duduk di atas badannya untuk melanjutkan serangan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak