BeritaHits.id - Curhatan seorang istri yang tak tahan meski baru saja menikah sebentar karena kelakuan suami tengah menjadi perbincangan hangat.
Ungkapan pedih itu diceritakannya secara anonim melalui akun @wanita.cl di jejaring media sosial Instagram.
Latar Belakang Istri
Wanita 24 tahun itu mengaku sebelumnya pernah menikah di umur 17 tahun. Namun pernikahan pertamanya itu hanya bisa bertahan 2 tahun saja karena sang mantan suami melakukan KDRT, selingkuh dan terlebih lagi anak mereka meninggal dunia.
Baca Juga:3 Kesalahan Suami yang Sering Bikin Istri Jadi Sebal, Terlalu Menuntut!
Kini, wanita itu kembali menikah untuk yang kedua kalinya dan pernikahan itu masih berusia 7 bulan.
Meskipun pernikahan itu terbilang sebentar, dia malah justru mengaku begitu tersiksa dan tak kuat lagi.
"Karena saya punya penyakit mental yang kalau nggak kuat akan meledak-ledak sampai nggak bisa tidur dan saraf-saraf kepala sakit," ungkapnya dikutip Beritahits.id, Rabu (06/07/2022).
Perlakuan Baik Suami saat Pacaran
Sebelum menikah, sang suami dikatakan begitu baik, tak banyak bicara dan tak pernah mengatur-aturnya.
Baca Juga:Gawat! Istri Siram Kemaluan Suami Pakai Air Mendidih, Ini Penyebabnya
Apalagi, selama berpacaran sang suami selalu memberikan uang sejumlah Rp1-2 juta setiap bulannya.
Perjanjian sebelum menikah, sang suami memperbolehkan wanita itu untuk bekerja setelah menikah dengannya.
Sebagai informasi, dia dan suami berpacaran selama 1 tahun dan hanya bertemu secara langsung 2 kali karena mereka berbeda pulau sehingga melakukan hubungan jarak jauh atau LDR.
"Saya dulu salah pernah janji sama diri sendiri kalau setelah putus dengan pacar yang sebelumnya saya mau menikah dengan siapapun yang saya temui nanti," beber si wanita.
Kehidupan Pernikahan Buat Tersiksa
Sesaat menikah, wanita itu malah selalu diatur-atur oleh suaminya. Mulai dari tidak boleh keluar rumah untuk sekadar bertemu teman dan bahkan jalan dengan adiknya.
"Saya harus selalu di rumah kecuali jalan sama dia," ungkapnya.
Lebih lanjut, wanita yang belum memiliki anak itu bahkan sama sekali tak pernah diberikan uang dari suami.
Bahkan mungkin hanya Rp10-20 ribu dalam satu hari. Wanita itu pun mengandalkan usaha konter untuk biaya kehidupan sehari-hari.
Suami 'Sakit'
Pasalnya, sang suami sama sekali tidak bekerja karena dikabarkan sakit. Pria itu dikatakan ketika sesekali mengobrol tak nyambung, susah menyerap ucapan, dan juga berfikir lama.
Terlebih lagi, sang mertua memanjakan suaminya selama ini dan membiarkan pria itu bermalas-malasan.
"Kalau saya cerita ke mertua, dia cuma bilang tolong dingertiin karena dia sakit beda dari yang lain," tuturnya.
Wanita itu semakin jengkel lagi karena suaminya malas mencari pekerjaan dan mengaku tak bisa beberes kerjaan rumah.
Ogah Bekerja
Padahal saat pacaran, suami pernah berkata akan melakukan pekerjaan apapun sekalipun menjadi driver ojol.
Sayangnya, kenyataan berbanding terbalik dan suami berubah dari sikap hingga tanggung jawabnya.
"Saya merasa rugi kalau harus membiayai dia yang tidak ada usahanya sama sekali untuk keluarga ini, karena kita tinggal bareng orang tua suami makan, kebutuhan ditanggung mertua saya," kata si wanita.
Mertua itu pun disebut begitu baik meski sang suami sama sekali tak memikirkan keluarganya sendiri.
Dia dan suami pun diminta untuk menjaga usaha mertua, namun uang penghasilan diatur suami.
Wanita itu hanya mendapatkan uang sejumlah Rp10-20 ribu saja dan bahkan terkadang harus beralasan untuk berbelanja.
Tak Peduli saat Istri Sakit dan Begitu Jorok
"Kalau saya sakit suami nggak peduli, untuk belikan bubur aja suka males-malesan nggak mau, sampai saya mohon-mohon dulu nangis-nangis tetap nggak mau," ungkapnya.
"Kalau dia bilang nggak sampai matipun nggak mau, mau dipaksa apapun," lanjutnya menambahkan.
Lebih parahnya lagi, sang suami begitu jorok. Kebersihan mulut jorok, mandi tak pernah memakai sabun, dan bahkan keramas tak memakai shampoo.
Keadaan itu pun membuat si wanita begitu dilema, entah mau melanjutkan sebagai istri atau mengakhirinya bercerai karena merasa ditipu dengan sikapnya sebelum menikah.
Tanggapan Warganet
Curhatan panjang lebar itu pun sontak ramai dikomentari warganet di kolom komentar.
"Mumpung belum ada anak mbak. Lari mbak lari," komentar @mangk***.
"Usia 24 masih muda belum ada anak, yuk udahan yuk. Rumah tangganya nggak ada yang bisa diharapkan, hidup sendiri, cari uang sendiri lebih tenang," tulis @fitri***.
"Maaf mbak, tampaknya mbak harus lebih menyanyangi diri sendiri. Berpisah aja mbak. Lalu jangan buru-buru nikah lagi perbaikin mental dulu. Kalau nggak salah ke psikolog bisa pakai BPJS," timpal @ayi***.
"Udah nggak modal, nggak bisa apa-apa, kerja enggak, jorok. Duh maaf mbak mending cari yang lain," imbuh @rhan***.