Hal itu dikarenakan sang istri dikatakan telah melakukan pencemaran nama baik gegara wanita itu memihak dan membela korban.
Sebelumnya, sang istri telah bercerita ke teman-temannya soal kelakuan bejat pria terhadap korban anak berusia 9 tahun tersebut.
Sayangnya, hingga artikel ini tayang belum ada keterangan atau kronologi lebih lengkap dari sender soal kasus tersebut.
Tanggapan Warganet
Baca Juga:Perkembangan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di IAIN Ambon
Cuitan itu sontak menuai beragam tanggapan dan kecaman dari warganet di kolom komentar.
"Heran banget kasus pelecehan yang real begini susah banget nangkepnya, giliran kasus bapak yang difitnah pake drama kesurupan aja gercep banget hukumannya. Sungguh tidak adil," tulis @mich***.
"Mana ada orang khilaf sampai 3 kali anj**, emang lu dasarnya pedofil pengikut dajjal musnah saja lah," timpal @anak***.
"Bingung bngt kl ada orang bersalah trs disebar tp malah dibilang pencemaran nama baik. Emang dari awal namanya udh jelek kan?" imbuh @wage***.
"Khilaf itu cuma sekali dan harusnya langsung menyesal. Dan ini katanya sampe 3 kali berlindung pakai kata khilaf, kurang ajar," ujar @joo***.
Kebanyakan warganet juga meminta sender untuk membuat cuitan atau utasan tersendiri yang lengkap.