facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rukunnya Warga di Desa, Jemaah Muhammadiyah Ikut Tahlilan NU, Publik: Alhamdulillah Adem Banget

Dany Garjito | Evi Nur Afiah Minggu, 24 Juli 2022 | 14:47 WIB

Rukunnya Warga di Desa, Jemaah Muhammadiyah Ikut Tahlilan NU, Publik: Alhamdulillah Adem Banget
Undangan tahlilan NU (Instagram/ @timelinejowo).

Pria yang tak disebutkan namanya tersebut membuat konten video memperlihatkan kerukunan dirinya dengan warga NU yang tinggal di sekitar lingkungan kerjanya.

BeritaHits.id - Perbedaan antara organisasi (Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari bukan rahasia baru lagi. Meski berbeda, dua organisasi tersebut saling hidup rukun. 

Biasanya NU selalu mengikuti pemerintah, sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode lain yang juga sama-sama menanamkan nilai kebaikan. Saling menerima dan melengkapi.

Hal nya seperti warga satu ini menjunjung tinggi toleransi. Pria yang tak disebutkan namanya tersebut membuat konten video memperlihatkan kerukunan dirinya dengan warga NU yang tinggal di sekitar lingkungan kerjanya.

Mulanya, pada rekaman video yang dibagikan akun Instagram dengan nama @timelinejowo, pria tersebut memperlihatkan undangan tahlilan untuk dirinya dari warga NU. 

Baca Juga: Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Anak-Anak Sebagai Pewaris Masa Depan

Kertas berwarna hitam putih tersebut tertulis 'Undangan kirim doa dan tahlil'.

"Berangkat nggak ya? kan aku orang Muhammadiyah," cuit keterangan pada unggahan tersebut dikutip Beritahits.id pada Minggu, (24/07/2022).

Tak pikir panjang, pria ini kemudian bersiap-siap mengganti pakaiannya guna memenuhi undangan tersebut. Terlihat pada video, sang pria sudah berada di sebuah rumah warga setempat bersama bapak-bapak lainnya.

Dia juga mempertontonkan suasana tahlilan umat NU yang digelar pada malam hari, sebuah tradisi membaca kalimat dan doa-doa yang diambil dari ayat Alquran untuk menghadiahi para arwan (Mayit).

"Senangnya bisa silaturahmi. Dzikir bersama berdoa bersama sampai makan bareng usai tahlil," tabahnya.

Baca Juga: Ketua Umum Muhammadiyah: Anak Indonesia Butuh Teladan

Di akhir video, warga Muhammadiyah juga merasa senang menghadiri tahlil di tetangganya tersebut karena pulang-pulang mendapat sebuah bingkisan atau berkat.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui di mana dan kapan momen yang memperlihatkan indahnya toleransi dua organisasi Islam tersebut direkam.

"Alhamdulillah," tulis keterangan pria di balik konten video.

Unggahan berdurasi singkat itu mendapat respon baik dari warganet di sosial media.

"Respect adem  banget," kata neter meninggalkan komentar pada unggahan tersebut.

"Di tempat aku bahkan non muslim sudah biasa dateng kalau tahlilan atau hajatan," cuit warganet.

"Temanku malah katolik tapi kata dia kalau ada syukuran pengajian gitu keluarga mereka sering diundang dan dia hadir, katanya menghormati orang yang sudah mau ngundang," ujar netizen.

"Di rumah sendiri mayoritas Muhammadiyah di rumah istri mayoritas NU gak ada masalah gak ada kendala bahkan sebagai pendatang juga akrab dengan tetangga. Sebenarnya yang jadi masalah cuma yang suka membedakan," ungkap warga lokak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait