facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Perintahkan Tembak Intelijen Malaysia?

Dany Garjito | Evi Nur Afiah Kamis, 28 Juli 2022 | 14:02 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Perintahkan Tembak Intelijen Malaysia?
Rekaman video yang menyebut Jokowi perintahkan pasukan untuk tembak intelijen Malaysia (Facebook/ @Memiliki).

Video berdurasi 8 menit tersebut tidak terkait dengan penangkapan enam orang yang diduga intelijen.

BeritaHits.id - Beredar unggahan video berjudul Presiden Jokowi perintahkan pasukannya untuk menembak intelijen asal Malaysia di tempat yang serang markas TNI AL, benarkah demikian?

Kabar tersebut diunggah lewat akun Facebook bernama Memiliki dengan judul 'Biadab!!2 Intelijen Malaysia Serang Markas TNI AL, Jokowi Perintahkan Tembak di Tempat'. Kabar tersebut beredar pada Minggu, (24/7/2022).

Berdasarkan penelusuran Beritahits.id dengan narasi pada judul yang mengklaim bahwa Presiden Jokowi memerintahkan tembak di tempat 2 orang berkewarganegaraan Malaysia adalah salah atau hoaks.

Penjelasan

Baca Juga: Polisi Harus Ungkap Fakta Utuh Autopsi dan Sebab Kematian Brigadir J

Cuplikan Presiden Jokowi pada video yang beredar (Facebook/ @Memiliki).
Cuplikan Presiden Jokowi pada video yang beredar (Facebook/ @Memiliki).

Diketahui bahwa TNI Angkatan Laut menangkap enam orang yang diduga intelijen asing setelah kedapatan memfoto secara sembunyi-sembunyi aset militer Indonesia di wilayah Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada 20 Juli 2022.

Keenamnya terdiri dari tiga warga negara Indonesia (WNI) berinisial EW (23), TR (40), dan YY (40), sedangkan tiga warga negara asing (WNA) berinisial LS (40), HK (40), dan BJ (45). Tiga WNA sendiri diketahui berasal dari Malaysia dan China.

Video berdurasi 8 menit tersebut tidak terkait dengan penangkapan enam orang yang diduga intelijen. 

Setelah ditelusuri klip video tersebut identik dengan video Kompas TV pada 26 April 2021 berjudul “Jokowi Naikkan Pangkat Kabinda Papua yang Ditembak Mati KKB, Minta TNI dan Polri Usut Tuntas”.

Kesimpulan

Baca Juga: Rayu Bos-Bos Perusahaan Jepang untuk Investasi, Jokowi Tawarkan Peluang di IKN Nusantara

Video berjudul Presiden Jokowi yang berisi memerintahkan pasukannya untuk menembak intelijen asal Malaysia di tempat yang serang markas TNI AL tidak benar.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait