facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penerbangan Ditunda Gara-gara Kakek 75 Tahun Ini Bikin Lelucon Bawa Bom di Pesawat

Dany Garjito | Evi Nur Afiah Kamis, 28 Juli 2022 | 19:46 WIB

Penerbangan Ditunda Gara-gara Kakek 75 Tahun Ini Bikin Lelucon Bawa Bom di Pesawat
Ilustrasi pesawat mendarat darurat (unsplash.com)

Pria tua itu kemudian melemparkan guyonannya yang bikin semua penumpang ketakutan, setelah mengatakan tas tersebut berisi bom.

BeritaHits.id - Hendak lepas landas, seorang kakek berusia 75 tahun malah memberikan lelucon yang tidak terduga. Hal itu dia lakukan demi menarik perhatian banyak orang. 

Pria sudah paruh baya tersebut mengaku membawa sebuah peledak atau bom yang tersimpan di dalam tas jingjingnya.

Dilansir dari Soranews24, kakek yang tak disebutkan namanya ini merupakan warga Jepang yang tengah menaiki pesawat dari Kota Sendai, Prefektur Miyagi ke Kota Naha, Prefektur Okinawa.

Peristiwa bermula, ketika salah seorang pramugari mendatangi pria tua tersebut sesaat sebelum pesawat lepas landas. 

Baca Juga: Penerbangan Kloter Haji Delay Lagi, Garuda Harus Tanggung Akomodasi Jemaah

Pramugari menawari bantuan kepada kakek mengenai tas jinjing untuk ditaruh di kompartemen atas.

Pria tua itu kemudian melemparkan guyonannya yang bikin semua penumpang ketakutan, setelah mengatakan tas tersebut berisi bom. 

Mendengar perkataan kakek tersebut, kru pun segera menghentikan semua kegiatan untuk inspeksi keselamatan yang menunda lepas landas hingga 50 menit.

Menurut Polisi Prefektur Miyagi, seorang petugas pergi ke pesawat ketika bandara melaporkan masalah tersebut. Namun penerbangan tetap dilanjutkan membawa 100 penumpang, termasuk kakek tersebut.

Maskapai penerbangan tidak menuntut kakek, tetapi polisi mendakwanya dengan pelanggaran Undang-Undang Kejahatan Kecil karena mengganggu pekerjaan orang lain belum lama ini.

Baca Juga: Koleksi Tas Hermes Syahrini Dibilang Murah, Padahal Harganya Segini

Pria tua tersebut dikatakan telah mengakui perbuatan kriminalnya dan menyatakan bahwa dia hanya turis biasa yang 'membuat lelucon'.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait