Buntut Steam hingga PayPal Diblokir, Sejumlah Karangan Bunga Dikirim ke Kominfo: Kematian Kebebasan Internet

"Turun berduka cita untuk kematian kebebasan internet -- Warganet Indonesia" tulisan di karangan bunga.

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Senin, 01 Agustus 2022 | 19:11 WIB
Buntut Steam hingga PayPal Diblokir, Sejumlah Karangan Bunga Dikirim ke Kominfo: Kematian Kebebasan Internet
Karangan bunga dikirim sebagai aksi protes warganet terhadap Kominfo. (Twitter/txtkaryawan)

"Serem ya kerja si instansi pemangku kebijakan gini. Mereka pernah mikir ga ya. Salah kebijakan dikit aja tuh bisa mendzolimi ribuan rakyat. Ga kebayang di akhirat gimana," tulis @f_rid***.

"Karyawan PNS mah nyantai aja, mereka tetap nyaman, gaji tetap dibayar seperti biasa, tunjangan juga keluar, jam kerja juga seperti biasa. Enakkan jadi PNS," ujar @Seok***.

"Tahu apa mereka tentang rasa malu," komentar @hilman***.

"Kenapa ga ada tulisannya frontal aja: K****L," imbuh @arch***.

Baca Juga:Kominfo dan Polri Didesak Buat Berantas Judi Online Berkedok Game Online

"Lucu si emang. Sok-sokan bicara bukit algoritma, revolusi 4.0, tapi hasilnya gini," ungkap @holle***.

Viral Ajakan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Tak Terima Aturan Pemblokiran

Belakangan ini, viral di media sosial sebuah ajakan untuk beramai-ramai melempar botol berisi air kencing ke kantor Kominfo.

Dibagikan kembali oleh akun Twitter @Isfunadila1 pada 31 Juli, pemilik akun menemukan event yang dibuat oleh pengguna Facebook Anichka yang menyerukan ajakan tersebut.

Dalam penelusuran tim tekno Suara.com, event tersebut memiliki judul "Ramai-ramai lempar botol pipis ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika."

Baca Juga:Pria Jual Laptop, Promosinya Pakai Skill Roasting soal Kominfo Blokir Situs

Diketahui bahwa ajakan tersebut diselenggarakan pada Senin (1/8/2022) pukul 12:00 WIB.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak