Heboh, Seorang Wanita Bawa Bayi 6 Bulan Naik Gunung, Tuai Pro Kontra Warganet

Sejumlah warganet mengaku heran, namun yang lain tak mempermasalahkannya.

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Selasa, 02 Agustus 2022 | 10:59 WIB
Heboh, Seorang Wanita Bawa Bayi 6 Bulan Naik Gunung, Tuai Pro Kontra Warganet
Bawa bayi naik gunung. (Instagram/admin_igtainment)

"Duit bisa dicari. Tapi akal dan pikiran emang nggak bisa dibeli," tulis @suci***.

"Serah lu dah anak-anak lu," komentar @adhe***.

"Kalau gue di samping mikirin udara dan lain-lain di atas gunung belum tentu cocok buat bayi, gue mikirnya gempor amat itu gendong sampe ke atas gunung, mau-mauan emaknya ih," timpal @cyn***.

Sementara sebagian warganet lain berkata tak masalah karena sudah banyak orang yang menerapkan hal tersebut dan aman.

Baca Juga:Dibongkar Pria Ini, Padepokan milik Gus Samsudin di Blitar Akhirnya Ditutup

"Jangan julidin aku ya. Beberapa hal yang sering dijulidin adalah di gunung hawanya dingin, kasian adeknya. Banyak lho literatur yang udah membahas bahwa bayi bisa lebih tahan dingin dari orang dewasa karena ia memiliki jaringan lemak coklat (brown adipose tissue) yang lebih banyak," ungkap @dinis***.

"Dilihat dari vegetasinya yang masih didominasi pohon pinus, itu paling cuma di buper atau area wisata yang ada di kaki gunung, yang mana masih aman sih kalau bawa main anak ke tempat seperti itu," ujar @setia***.

"Waktu itu sempat baca berita anak bayi umur 5 bulan diajak mendaki gunung. Sebenernya bisa kok kalau umurnya udah di atas 3 bulan tapi tetep harus mempertimbangkan bebet bobotnya, kayak kondisi kesehatannya, suhu gunung, kebutuhan cairan, dan lain-lain," imbuh @bill***.

"Di luar negri banyak kok ortu-ortu yang ngajak anak-anaknya naik gunung, backpacking, dan lain-lain. Urusan mereka lah, nggak usah kita ikut campur. Alhamdulillah kan anaknya nggak kenapa-kenapa. Tapi jempol kudu siap-siap kalau ada apa-apa yok kita yang hujat duluan. Semangat!" kata @se***.

Baca Juga:Viral! Seorang Pria BAB di Tempat Wudhu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak