Duh, Pencari Kerja Jadi Korban Penipuan Oknum Perusahaan, Dimintai Uang Jaminan Keterima Ternyata Hasilnya Zonk

Ironisnya pada kejadian tersebut, calon pekerja yang melamar pada perusahaan malah diusir.

Farah Nabilla | Evi Nur Afiah
Senin, 15 Agustus 2022 | 17:33 WIB
Duh, Pencari Kerja Jadi Korban Penipuan Oknum Perusahaan, Dimintai Uang Jaminan Keterima Ternyata Hasilnya Zonk
Oknum karyawan yang diduga meminta uang masuk kerja kepada pelamar (Instagram/ @depokhariini).

Bahkan salah satu pria yang ada pada video tidak mempermaslahkan jika aksinya viral setelah mendapat ancam dari sang perempuan.

"Saya tidak takut," kata pria berpakaian kemeja putih perpaduan biru dongker yang terlihat pada video.

Perempuan itu juga menginformasikan bahwa dugaan penipuan kerja tersebut sudah memakan banyak korban. Tak hanya dirinya tapi diklaim lebih dari 50 korban.

"Kalian bisa melihat rekam jejak di Google atau Facebook. Tolong buat teman-teman lebih hati-hati lagi ya. Bantu viralkan agar PT M ditutup," ungkap perempuan.

Baca Juga:Seru Banget! Guru dan Murid Ini Kompak Main Lompat Tali Bareng

Komentar Warganet

"Langsung saja lapor ke Walikota atau kepolisian setempat. Biar yang punya itu CV dan pekerjanya di penjarakan.. Sudah jelas-jelas nipu itu kan," kata neter.

"Meresahkan nih emang, jujur gua pernah jadi boneka mereka anjir gua masuk situ bayar tapi gue nggak bisa bayar full. Terus dipekerjakaan di kantor cabang. Selama kerja di brainwash dengan dalih mereka punya dasar hukum dan pasti disalurkan orang-orang ini," ujar netizen.

"Itu mah emang sudah marak, sampai bingung gimana cara buat pengaduan nya perhari itu pasti ada saja korban nya kasian min," cuit publik.

"Mamanya lowongan kerja itu kita yang dibayar karena mereka butuh skill kita. Kalau dari awal sudah disuruh bayar 100 persen tukang tipu," tutur warganet.

Baca Juga:Video Viral Pengamen Tantang dan Maki-maki Pedagang karena Cuma Dikasih Sedikit Uang

Jangan Tertipu, Berikut 5 Ciri Lowongan Kerja Palsu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak