Video dengan durasi singkat tersebut juga mendapat respon dari sejumlah warganet, berikut komentarnya.
"Di NTT mahar Rp. 50 juta itu tidak cukup, maksimal Rp. 80- Rp. 100 juta sekian," kata neter.
"Masing-masing orang ya kalau menurutku. Kalau yang laki mampu ya bilang biasa saja. Tapi kalau lakinya miskin ya pasti bilangnya matre. Rp. 50 juta dikit kali ga sebanding sama pengorbanan perempuan seumur hidup melayani calon suami," ujar netizen.
"Lagian mbaknya nanya sama orang kere ya gitu jawabannya," cuit publik.
Baca Juga:Hati-Hati Ada Pernikahan yang Sah tapi Haram Dilakukan Ungkap Gus Baha
"Kalau ada orang tua yang minta mahar Rp. 50 juta, mikir enggak tuh si orang tua Rp. 50 juta itu harus sanggupin perbulannya ngasih si bini dengan nominal segitu. Bagi orang tua harus bijak loh buat mahar anak jangan terlalu tinggi karena kelak itu jadi," ucap warganet.
"Ente kadang-kadang kalau berujung cewek-cewek juga yang berdikari, malu ga ente," kata netizen.