Curhat Suami Pelit Mau Nikah Lagi Gegara Istri Boros dan Gampang Ngomel

Berdasarkan foto tangkap layar, pria tersebut mengaku memberi jatah bulanan kepada istri sebesar Rp. 350 ribu.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Rabu, 07 September 2022 | 18:20 WIB
Curhat Suami Pelit Mau Nikah Lagi Gegara Istri Boros dan Gampang Ngomel
Ilustrasi suami istri (Freepik.com/racool_studio)

BeritaHits.id - Seorang suami menumpahkan kekesalannya ke media sosial (Medsos) atas perilaku istrinya sendiri. Menurut pria tersebut, sang istri merupakan perempuan boros dan juga mudah mengomel.

Curhatan suami yang tidak disebutkan namanya ini diunggah kembali lewat akun Twitter dengan nama pengguna @AREAJULID.

Berdasarkan foto tangkap layar, pria tersebut mengaku memberi jatah bulanan kepada istri sebesar Rp. 350 ribu.

Namun baru 25 hari berjalan, uang bulanan ini langsung habis. Sebagai suami yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarga, dia pun kesal dengan perilaku istrinya yang tidak bisa hidup hemat.

Baca Juga:Bela Putri Candrawathi Tak Ditahan, Komnas Perempuan Jadi Bulan-bulanan Netizen

"Sebagai suami heran dong gimana caranya kok boros gitu. Ditanya dikemanakan uang malah ngomel, ngamuk-ngamuk mengancam mogok masak lah dan lain-lain," tulis curhat suami dikutip Beritahits.id pada Rabu, (7/9/2022).

Dia menuding istrinya penyebab ketidak harmonisan dalam rumah tangga mereka karena sang istri mudah marah juga boros. Ironisnya, dia berencana mencari pengganti untuk dijadikan istri baru.

"Sudah boros gampang marah wajarlah kalau suami mau cari pengganti atau nikah lagi," tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, tidak ada informasi secara detail mengenai postingan tersebut. Unggahan tersebut mendapat 372 retweet, 4.629 kali disukai dan ratusan komentar.

"Jangankan 2 Minggu, Seminggu juga tahu cukup tahu nggak," kata neter.

Baca Juga:Ramalan Zodiak September 2022: Gemini Melihat Peluang Karier Baru, Siap Resign?

"Ngasih istri Rp. 350 ribu saja make mau nikah lagi," ungkap warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak