Dinilai Meragukan, Pakar Psikologi Forensik Curiga Lie Detector untuk Kasus Ferdy Sambo Hanya Aksi Teatrikal

Pakar psikologi forensik sebut lie detector digunakan polri sebatas sebagai aksi teatrikal semata.

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Kamis, 08 September 2022 | 14:57 WIB
Dinilai Meragukan, Pakar Psikologi Forensik Curiga Lie Detector untuk Kasus Ferdy Sambo Hanya Aksi Teatrikal
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J ; Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

BeritaHits.id - Alat pendeteksi kebohongan atau lie detector diketahui menjadi salah satu tes yang digunakan untuk membantu pemeriksaan tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Mulai dari tersangka Brigadir E hingga Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo dikabarkan menjalani tes uji kebohongan menggunakan lie detector tersebut.

Sehubungan hal ini, pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyampaikan bahwa lie detector tak menjamin tersangka yang bersangkutan berbicara jujur.

Disebutkan Reza, alat lie detector itu maksimal hanya membaca gerakan perubahan fisiologis pada manusia, seperti ukuran pupil yang membesar, degup jantung bertambah kencang, perkataan lebih lambat, dan lainnya.

Baca Juga:Ini Hasil Pemeriksaan Lie Detector Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi dan ART Susi

"Apa yang dimaksut dengan lie detector/pendeteksi kebohongan kita ketahui berdasarkan perbandingan antara pernyataan dengan kenyataan. Persoalannya adalah instrumen atau alat lie detector itu sama sekali tidak mengetahui kenyataannya seperti apa," terang Reza dilansir dari kanal YouTube Kompas TV.

"Perubahan-perubahan fisiologis inilah yang kemudian ditafsirkan bahwa ini penanda yang bersangkutan berfikir lebih keras, bekerja lebih keras itu boleh jadi penanda kedustaan. Tapi setabas sekali lagi hanya indikasi saja," tegas Reza.

Lebih lanjut Reza menambahkan bahwa perubahan fisiologis tersebut tidak menentukan apakah seseorang tersebut berbohong.

Sebab, respon fisiologis disebabkan oleh kondisi sekitar yang terjadi.

Adapula Reza menegaskan bahwa lie detector sama sekali tidak membaca kebohongan karena alat itu tak mengetahui fakta pernyataan yang berlangsung di lapangan.

Baca Juga:Tes Kebohongan, Ferdy Sambo Dijadwalkan Jalani Pemeriksaan Lie Detector Hari Ini

Reza sendiri menilai alat lie detector tersebut meragukan digunakan untuk mengusut kasus pembunuhan Ferdy Sambo.

"Tampaknya para penyidik berusaha melaksanakan perintah pak Kapolri, bahwa penanganan kasus Duren 3 berdarah harus dilakukan secara scientific," tutur Reza menjawab pertanyaan Aiman.

"Tapi persoalannya, betapa pun selama ini saya menilai positif kerja Polri tetapi khusus terkait penggunaan lie detector ini menurut saya tidak banyak manfaatnya," tegasnya.

Reza pun mempertanyakan dengan keputusan Polri yang memutuskan untuk menggunakan lie detector tersebut.

Sebab, keputusan Polri menggunakan lie detektor dinilai menjadi aksi teatrikal karena tidak mungkin kebenaran akan terungkap hanya dengan lie detector.

"Dengan kesan teatrikal semacam itu, maka diharapkan publik juga akan teryakinkan sehingga terus memberi dukungan bagi polri," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak