BeritaHits.id - Seorang driver ojek online alias ojol tengah menjadi sorotan usai memprotes soal BLT (bantuan langsung tunai) ke tenaga ahli kantor staff presiden.
Hal itu disampaikannya saat driver ojol bernama Rusli itu diundang dalam acara Indonesia Lawyers Club.
Dalam acara itu, Rusli mengatakan cukup keberatan dengan BLT Rp600 ribu per 4 bulan yang diberikan pemerintah.
Pasalnya, BLT tersebut dianggap takkan cukup bagi masyarakat dengan perhitungannya.
Baca Juga:Sidang Didatangi Orang Tua, Cewek Ini Sampai Digendong Ayahnya
"Rp600 ribu selama 4 bulan. Kalau dihitung 150 ribu sebulan. Kalau sehari 5 ribu nggak bisa membantu kita pak," ungkap Rusli dipetik Beritahits.id, Minggu (11/09/2022) dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club.
Ucapan Rusli itu seketika ditanggapi tepuk tangan audiens.
"Itu bukan bantuan, tetep aja kita sengsaranya. Sengsaranya sebulan dibantunya cuma 5 ribu (per hari) nggak cocok. Beli tempe aja nggak dapet pak. Anak saya jajan aja nggak 5 ribu," lanjutnya menambahkan.
Abraham Wirotomo selaku Tenaga Ahli Kantor Staff Presiden pun menjawab penuturan driver ojol tersebut.
Dia menyebut kebijakan tak bisa diambil dari pengalaman pribadi satu orang saja.
Baca Juga:Iba Lihat Kenaikan Harga BBM, Hacker Bjorka Akan Segera Ungkap Database MyPertamina
Jawaban itu langsung dibantah oleh Rusli yang mengatakan bahwa apa yang dituturkan dirinya sebelumnya merupakan kenyataan yang ada di lapangan.
- 1
- 2