Irma Hutabarat Heran Baru Ditemukan Peluru 'Tak Bertuan' di Rumah Ferdy Sambo: Tim Uji Balistik Ngapain Aja?

"Kita itu dari otopsi yang pertama aja nggak tahu, ya kan. Itu aja udah aneh karena dia adalah korban yan diotopsi," ujar Irma.

Reza Gunadha | Sekar Anindyah Lamase
Rabu, 14 September 2022 | 15:59 WIB
Irma Hutabarat Heran Baru Ditemukan Peluru 'Tak Bertuan' di Rumah Ferdy Sambo: Tim Uji Balistik Ngapain Aja?
Profil dan biodata Irma Hutabarat (Instagram/@irmahutabaratofficial)

BeritaHits.id - Kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo dan tersangka lainnya tak kunjung menemui titik temu.

Sejumlah pakar dan pemerhati kasus tersebut menaruh curiga soal keterangan tersangka Bharada E dan Bripka RR terakit penembakan yang terjadi dinilai tak sesuai dna tak terbuka.

Aktivis Irma Hutabarat pun turut membuka suara soal permasalahan tersebut yang tayang di kanal YouTube tvOneNews.

Irma menyampaikan bahwa penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir J masih belum terbuka hingga saat ini.

Baca Juga:Beredar Video Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf di Atas Ranjang "Cek Faktanya" !

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan kesaksian dari para orang yang diragukan kejujuran dan keberaniannya.

Soal 3 selongsong peluru 'tak bertuan' yang ditemukan, Irma Hutabarat keheranan.

"Kita itu dari otopsi yang pertama aja nggak tahu, ya kan. Itu aja udah aneh karena dia adalah korban yan diotopsi," ujar Irma Hutabarat dipetik Beritahits.id, Rabu (14/09/2022) dalam AKIM tvOne.

"Makanya saya bilang yang pertama itu bukan otopsi, yang diotopsi itu pelaku. Kalau korban itu yang saya lihat itu rehabilitasi supaya jenazahnya itu tidak babak belur dan hancur lebur saat dikembalikan. Tetapi tetap masih terlihat luka-luka yang banyak sekali," lanjutnya menambahkan.

Irma menyampaikan bahwa hasil otopsi pertama seharusnya dibuka dan menyebut Kapolri akan lebih profesional serta transparan apabila melakukan hal tersebut.

Baca Juga:Brigadir J Tak Tahu Senjatanya Disembunyikan, Bripka RR Takut Kuat Ma'aruf yang Membawa Pisau Ditembak

Adapula Irma yang menyinggung soal keterangan yang selalu berbeda setiap kalinya meski sudah lebih dari hari ke-60 setelah kejadian.

"Lalu tim uji balistik mengerjakan apa selama ini? Kenapa kok baru setelah dua bulan kemudian ada keterangan bahwa ternyata selongsongnya tiga, peluru yang berbeda," tuturnya.

Irma menyanyangkan pistol yang seharusnya dijadikan barang bukti malah tidak diperlihatkan ke publik.

Menurut Irma, tindakan tersebut malah membuktikan ketidakprofesionalan kerja kepolisian dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir J ini.

"Jadi pertanyaan saya, tim uji balistik ngapain aja. Lalu yang pertama otopsinya apa aja yang dikerjakan, bedanya apa yang kedua, jangan-jangan itu juga rekayasa," tegas Irma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak