Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih

Cholil mengungkapkan dirinya begitu emosi ketika melihat cuitan dari Eko yang menghina Ning Imaz Lirboyo.

Dany Garjito | Dita Alvinasari
Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
Eko Kuntadhi Mending Tobat Deh, Ketua MUI Sampai Jengkel Nih Lho, Ngaku Darahnya Mendidih
Eko Kuntadhi. [Coktotv]

BeritaHits.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis ikut angkat bicara soal kontroversi pegiat media sosial Eko Kuntadhi.

Cholil Nafis mengungkapkan bahwa dirinya emosi dan jengkel ketika melihat reaksi dari Eko Kuntadhi yang menghina ceramah Ning Imaz Lirboyo.

"Saya secara pribadi ketika membaca itu bener-bener mendidih darah saya, jengkel," kata Cholil dikutip BeritaHits.id dari program Apa Kabar Indonesia Pagi di YouTube tvOneNews.

Pada kesempatan tersebut, Cholil Nafis juga turut mengungkapkan bahwa kejadian tersebut tidaklah beretika.

Baca Juga:Pendidikan dan Latar Belakang Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi

Ia menilai kejadian tersebut bisa saja membuat Indonesia berada di urutan teratas dengan pengguna media sosial yang kurang sopan.

"Yang kita lihat pertama, berkenaan dengan postingan ketika mengomentari itu secara etika kesopanan bermedsos itu sungguh di luar dugaan. Barangkali ini bagian dari kontribusi yang mengangkat Indonesia menjadi turutan teratas untuk pelaku medsos yang kurang sopan atau yang sarkas itu," kata Cholil.

Lebih lanjut, Cholil mengungkapkan bahwa cuitan dari Eko tersebut menunjukkan adanya bibit-bibit fobia ajaran Islam alias Islamofobia.

"Kedua, kita lihatnya ada benih-benih fobia kepada ajaran Islam. Dan di situ terlukis, tanpa memverifikasi dulu dan tanpa tahu kualifikasi Ning Imaz untuk menyampaikan ilmu, langsung saja menyebut dengan bahasa yang kasar," tegas Cholil.

Menurut Cholil, Eko telah melakukan penistaan agama sekaligus pelecehan terhadap perempuan. Sehingga permintaan maaf pun tidak bisa menyelesaikan masalah.

Baca Juga:Ini Ayat Alquran Bahasan Ning Imaz yang Dicerca Eko Kuntadhi: Hidup kok Cuma Mimpi Selangkangan

"Minta maaf itu tidak selesai. Pertama bahwa masalah ini bukan hanya masalah pribadi saja dari Ning Imaz dan keluarga di Lirboyo,"

"Kedua adalah keagamaan kita yang dinistakan itu, maka dengan dihapusnya tidak berarti selesai masalahnya. Bukan berarti sudah beres," pungkas Cholil.

News

Terkini

Kasus tersebut sebagai pertanda benteng keadilan di Indonesia rapuh.

News | 16:42 WIB

Gubernur Jakarta tersebut sangat layak didukung serta dipromosikan sebagai orang yang berprestasi untuk memimpin bangsa.

News | 15:36 WIB

Biaya sewanya pun tak main-main, angkanya mencapai lebih dari Rp1,1 Miliar rupiah.

News | 13:50 WIB

"Udah maling, salah. Malah ngerasa bener lagi. Logika gitu loh," semprot karyawan minimarket.

News | 13:47 WIB

Senior pun juga mengancam hendak memukul mahasiswi tersebut apabila tak ada peraturan.

News | 13:46 WIB

"Sebuah kode supaya lu nggak lama-lama nginapnya!" semprot warganet.

Lifestyle | 12:45 WIB

Mertua bahkan sempat meminta anaknya untuk menggadaikan BPKB sepeda motor yang digunakan untuk kerja.

Lifestyle | 10:54 WIB

Kakek Tejo meminta Anies untuk tetap menjabat di Jakarta karena merasa gaya pimpinannya yang bagus.

News | 10:08 WIB

Warganet mengaku heran dengan sikap orang tua yang bisa-bisanya lupa dengan anak sendiri.

News | 09:41 WIB

"Trik supaya panggung nggak nggak dipakai bapak-bapak nyawer," kata warganet.

News | 09:38 WIB

Begini fakta dibalik rekaman AKP Rita Yuliana yang beredar mengenai kesadisan Ferdy Sambo.

News | 09:35 WIB

Hingga kini belum diketahui penyebab dari adanya perampasan mobil tersebut.

News | 16:53 WIB

Setelah dicek dengan money detector, ternyata uang yang didapat dari pembeli handphone tersebut adalah palsu.

News | 16:42 WIB

Dalam video tersebut, tampak Zanza sedang berkumpul bersama dengan Habib Kribo.

News | 14:13 WIB

Korban mengaku sudah sering mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari kakak pacarnya yang berprofesi sebagai polisi wanita (polwan).

News | 13:31 WIB
Tampilkan lebih banyak