"Banyak warga yang tidak paham dan tidak tahu," ucapnya.
Pada rekaman video dengan durasi 1,40 detik tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati setempat soal larangan pembakaran jerami dan sejenisnya.
"Jadi kemarin saya langsung berkomunikasi dengan para Bupati yang wilayahnya itu dilewati tol.
Kepala Cabang Operasional PT Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR), Ian Dwinanto mengatakan, peristiwa kecelakaan itu tepatnya terjadi di KM 253+00 Jalur A, masuk wilayah Kabupaten Brebes.
Baca Juga:Kasus Koboi Jalanan Anggota TNI Todong Pistol di Tol, Kapten RS Masih Ditahan Kemhan
Ian menyebut kecelakaan melibatkan delapan kendaraan, yakni tujuh kendaraan penumpang (SUV) dan satu kendaraan angkut jenis truk boks.
Kecelakaan bermula ketika salah satu kendaraan penumpang yang melintas dari arah Jakarta tiba-tiba mengerem mendadak.
Pengemudi itu ditengarai terhalang pandangannya akibat asap lahan di samping jalan tol. Asap itu membumbung sampai ke jalan hingga menghalangi pandangan para pengendara.
Padahal laju kendaraan di tol rata-rata berkecepatan tinggi. Kemunculan asap itu tak terduga sehingga tak mampu diantisipasi.
Nahas, saat kendaraan paling depan mengerem mendadak, mengakibatkan sejumlah kendaraan di belakangnya tak sempat menghindar hingga tabrakan beruntun tak terelakan.
Baca Juga:Diduga Mengantuk, Sebuah Truk Terperosok di Tol Jagorawi
Beberapa kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan di depannya. Ada yang menabrak pembatas jalan.