Publik Heran, Usai Beri Ultimatum Razia Moge, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Malah Minta Maaf

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda meminta maaf terkait pernyataan yang sebelumnya ia ungkapkan.

Dany Garjito | Dita Alvinasari
Rabu, 21 September 2022 | 10:42 WIB
Publik Heran, Usai Beri Ultimatum Razia Moge, Kasat Lantas Polrestabes Makassar Malah Minta Maaf
Ilustrasi motor gede. (Pexels/Sourav Mishra)

BeritaHits.id - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar, AKBP Zulanda, meminta maaf usai memberikan pernyataan akan menggelar razia besar-besaran kepada motor gede (moge) yang tidak memiliki surat-surat lengkap.

Ia melontarkan permintaan maafnya kepada komunitas moge yang ada di seluruh Indonesia, khususnya yang ada di wilayah Makassar.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya dengan AKBP Zulanda, selaku Kasat Lantas Polrestabes Kota Makassar. Menyikapi dari statement setelah saya sampaikan pada tanggal 18 September 2022 pada hari Minggu malam di depan Kantor Polrestabes Kota Makassar pada saat press-con. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh komunitas Moge yang ada di Indonesia, khususnya yang ada di Kota Makassar," ujar AKBP Zulanda dikutip melalui unggahan akun Instagram @undercover.id pada Rabu (21/09/22).

AKBP Zulanda menerangkan bahwa sebelum memberikan pernyataan tersebut, seharusnya pihaknya melakukan cross check ke Ditlantas atau Samsat.

Baca Juga:Driver Ojol Diduga Hendak Bunuh Diri Diselamatkan Satpol PP di Makassar

"Karena ketidaktahuan kami dan kelalaian kami yang mana pada saat itu seharusnya kami melaksanakan cross check terlebih dahulu ke Ditlantas atau ke Samsat, apakah kendaraan Moge yang ada saat ini sudah teregistrasi atau belum. Nah, selama hampir 2 tahun ini, kami berdinas tidak di lalu lintas dan saat ini pun kami Samsat tidak di bawah kami sehingga kami tidak mengetahui bahwa ada update-update daripada perkembangan," terang AKBP Zulanda.

Video permintaan maaf dari Kasat Lantas Polrestabes Makassar ini sontak saja menjadi sorotan dari warganet.

Warganet mempertanyakan mengapa AKBP Zulanda justru meminta maaf, padahal menurut warganet AKBP Zulanda sudah memberi pernyataan yang tepat.

"Lho alah, wedi karo sopo Ndan?" tulis warganet.

"Loh kenapa minta maaf, bapak benar kok," imbuh warganet lain.

Baca Juga:Flyover Kopo Bakal Mulai Diuji Coba Mulai Kamis Pekan Ini

"Under pressure," ujar warganet lain.

News

Terkini

Sampai akhir video, tidak ada narasi yang menyebutkan kalau wanita bercadar tersebut dibayar Rp 500 juta.

News | 19:06 WIB

Terlihat juga orang Afrika membawa poster dengan gambar wajah Ganjar.

News | 13:26 WIB

Peristiwa pencopotan baliho bikin warga Bali menangis di atas tanah kelahirannya sendiri.

News | 16:56 WIB

Video tersebut menyertakan keterangan yang mengaitkan pencalonan Anies sebagai capres.

News | 20:40 WIB

AKBP Aris tampak mengenakan kaos putih panjang sedang berbincang dengan seorang perempuan yang ada di balik rekaman.

News | 14:32 WIB

Sang kurir memaksa pemilik paket membayar karena merupakan prosedur COD.

News | 13:13 WIB

Presiden Jokowi menampar Surya Paloh di hadapan para elit partai PDIP.

News | 20:29 WIB

Diduga kuat bayi dibuang oleh orang tuanya sendiri.

News | 16:22 WIB

Menjadi momen paling horor bagi para penumpang beserta crew pesawat.

News | 14:04 WIB

Waduk Pluit yang sebelumnya ditelantarkan oleh Anies Baswedan dikeruk Heru.

News | 20:10 WIB

Hewan melata itu hampir saja melahap tubuh pria untuk jadi santapan makan siangnya.

News | 17:45 WIB

Isu penangkapan wanita bercadar ini sangat bisa sekali untuk digoreng-goreng oleh para buzzer.

News | 14:47 WIB

Jokowi mengatakan bahwa IKN merupakan kota masa depan yang berbasis hutan dan alam.

News | 18:46 WIB

Momen tersebut beredar di media sosial lalu viral.

News | 17:11 WIB

Remaja perempuan tersebut digerebek sedang asyik berduaan di kamar hotel bersama sang pacar.

News | 17:06 WIB
Tampilkan lebih banyak