Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Jenderal Pengecut: Dia Menyengsarakan Polisi Lain

Sambo dinilai telah menyengsarakan nasib anggota polisi lainnya.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Rabu, 21 September 2022 | 12:20 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Jenderal Pengecut: Dia Menyengsarakan Polisi Lain
Pengacara keluarga mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjunrak menemui awak media di area rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo saat rekonstruksi digelar di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

BeritaHits.id - Kamaruddin Simanjuntak mengaku kecewa terhadap Ferdy Sambo karena terus membuat alibi-alibi lain dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua, ajudan istrinya sendiri. Sehingga kasus ini terkesan mengambang.

Bukannya minta maaf atau menyesali perbuatannya, Sambo justru sibuk menciptakan Obstruction of justice. Adalah suatu perbuatan yang diklasifikasikan sebagai tindak pidana karena menghalang-halangi atau merintangi proses hukum.

Dalam kasus Duren Tiga berdarah, Mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri tersebut juga menggunakan kekuasaanya. Hal itu justru menyeret banyak anak buahnya untuk terlibat, sehingga Sambo dinilai telah menyengsarakan nasib anggota polisi lainnya.

"Dia itu pengecut. Harusnya jenderal memiliki sifat kesatria bukan mengorbankan orang lain apalagi menyeret anak buah yang tidak ada urusan jadi ada urusan," ungkap pengacara keluarga Brigadir Yosua dalam wawancara yang ditayangkan lewat Kanal Youtube kompas.com dikutip Beritahits.id pada Rabu, (21/9/2022).

Baca Juga:Gawat, Banyak Polisi Bimbang dan Anggap Kaisar Sambo Pimpinan

Seorang Kadiv Propam, kata Kamaruddin, seharusnya membina, mengadakan fungsi pertanggungjawaban profesi dan pengamanan internal yang menyimpang.

Sebaliknya, Ferdy Sambo malah menjadi garda terdepan merusak tatanan hukum dan norma disiplin polri.

"Dia menyeret begitu banyak polisi yang terlibat. Kasihankan keluarga polisi lain," tutur dia.

Kamaruddin Simanjuntak sebelumnya menegaskan bahwa dirinya tidak surut untuk mendapatkan keadilan bagi kliennya yang tewas dalam kasus pembunuhan sadis yang diotaki mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Tidak ada kata surut. Sekali melangkah pantang surut. Itu Hoax," kata Irma Hutabarat dalam channel Irma Hutabarat-Horas Inang yang baru diluncurkan dan sudah mendapat 18 ribu subscriber seperti dikutip denpasar.suara.com, Senin 19 September 2022.

Baca Juga:Heboh Disebut Jenderal Polisi Terkaya, Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa: Saya Rasa Tak Ada Salahnya!

"Tidak ada kata mundurnya. Jantungnya pengacara adalah surat kuasa," sambung Kamaruddin Simanjuntak. Artinya sepanjang surat kuasa tidak dicabut oleh pihak keluarga Brigadir J.

News

Terkini

"Sebuah kode supaya lu nggak lama-lama nginapnya!" semprot warganet.

Lifestyle | 12:45 WIB

Mertua bahkan sempat meminta anaknya untuk menggadaikan BPKB sepeda motor yang digunakan untuk kerja.

Lifestyle | 10:54 WIB

Kakek Tejo meminta Anies untuk tetap menjabat di Jakarta karena merasa gaya pimpinannya yang bagus.

News | 10:08 WIB

Warganet mengaku heran dengan sikap orang tua yang bisa-bisanya lupa dengan anak sendiri.

News | 09:41 WIB

"Trik supaya panggung nggak nggak dipakai bapak-bapak nyawer," kata warganet.

News | 09:38 WIB

Begini fakta dibalik rekaman AKP Rita Yuliana yang beredar mengenai kesadisan Ferdy Sambo.

News | 09:35 WIB

Hingga kini belum diketahui penyebab dari adanya perampasan mobil tersebut.

News | 16:53 WIB

Setelah dicek dengan money detector, ternyata uang yang didapat dari pembeli handphone tersebut adalah palsu.

News | 16:42 WIB

Dalam video tersebut, tampak Zanza sedang berkumpul bersama dengan Habib Kribo.

News | 14:13 WIB

Korban mengaku sudah sering mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari kakak pacarnya yang berprofesi sebagai polisi wanita (polwan).

News | 13:31 WIB

"Gaya elite, ngisi bensin sulit," tulis warganet dalam kolom komentar unggahan.

News | 13:31 WIB

"Apaan sih bawa-bawa NU," kata netizen dalam kolom komentar.

News | 13:31 WIB

Dalam video rekaman CCTV, tampak pemotor tersebut menyalip truk tangki BBM dari sisi sebelah kiri.

News | 13:31 WIB

Setelah ditelusuri, video dengan klaim yang ditulis akun Facebook tersebut dapat dipastikan sebagai hoaks.

News | 13:30 WIB

Warganet menuai pro kontra soal aksi yang dilakukan oleh oknum anggota TNI tersebut.

News | 20:36 WIB
Tampilkan lebih banyak