Cemburu, Oknum Anggota TNI Hajar Pria yang Diduga Selingkuh dengan Istrinya, Tuai Pro Kontra

Warganet menuai pro kontra soal aksi yang dilakukan oleh oknum anggota TNI tersebut.

Dany Garjito | Sekar Anindyah Lamase
Jum'at, 23 September 2022 | 20:36 WIB
Cemburu, Oknum Anggota TNI Hajar Pria yang Diduga Selingkuh dengan Istrinya, Tuai Pro Kontra
Oknum anggota TNI hajar pria yang diduga selingkuh dengan istri. (Instagram/suarabergema2.id)

BeritaHits.id - Video seorang oknum anggota TNI menghajar pria yang diduga menjadi selingkuhan sang istri tengah viral.

Rekaman video tersebut dibagikan kembali oleh akun @suarabergema2.id di jejaring media sosial Instagram.

"Seorang anggota TNI menghajar pria yang diduga telah berselingkuh dengan istrinya di Mapili Polman, Selasa (20/09/2022)," tulis keterangan dilihat Beritahits.id, Jumat (23/09/2022).

Oknum TNI itu terlihat membawa cone kerucut lalu lintas lalu menghantamkan benda tersebut ke badan seorang pria.

Baca Juga:Tukang Mie Ayam Gerobakan Pinggir Jalan Pakai Sepatu Tulisan Polri, Publik Ketar-ketir: HT Taruh Mana HT

Pria tersebut duduk tengkurap di pinggir jalan dan disaksikan sejumlah orang.

Setelah itu, oknum TNI tersebut menidurkan pria itu dan memukul hingga menginjak badannya.

Oknum anggota TNI hajar pria yang diduga selingkuh dengan istri. (Instagram/suarabergema2.id)
Oknum anggota TNI hajar pria yang diduga selingkuh dengan istri. (Instagram/suarabergema2.id)

Pria itu tak berteriak, namun dirinya tampak kesakitan dan mencoba bangun setelah dihajar babak belur.

Sejumlah pria yang berada di lokasi hanya melihat kejadian tersebut dan menyaksikan pria tersebut dihajar.

"Anggota TNI inisial A kesal dengan pelaku setelah dapat laporan dari anaknya dan langsung mendatangi rumah pelaku," lanjut keterangan.

Baca Juga:Viral! Awalnya Dianggap Buah Aneh, Salak Kini Jadi Buah Langka dengan Harga Fantastis di Negeri Tetangga

Menurut keterangan juga, pria tersebut ditemukan sedang bersembunyi di balik pintu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak