Jahatnya Netizen! Puan Maharani Siap Nyapres Kalau Ada yang Minta, Komentar Publik Pedesnya Minta Ampun

Beredarnya isu Puan maju Capres menuai reaksi dari sejumlah kalangan, tak terkecuali para netizen di media sosial.

Dany Garjito | Evi Nur Afiah
Senin, 26 September 2022 | 17:35 WIB
Jahatnya Netizen! Puan Maharani Siap Nyapres Kalau Ada yang Minta, Komentar Publik Pedesnya Minta Ampun
Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

"Muka tembok banget padahal elektabilitas dia sudah anjlok banget di kalangan milenial," ucap netizen.

"Jadi kami sekeluarga cukup senang dengan tidak adanya keinginan ibu Puan menjadi presiden, mungkin bisa mencalonkan di 2059," kata neter lain.

"Emang ada yang pengen dia jadi presiden, selain orang partainya sendiri?," tanya warganet.

Peluang Ganjar dan Puan di Pilpres 2024

Baca Juga:Kode Politik Cak Imin Mau Jadi Cawapres Puan, Balasan Prabowo: Ingat Kita Punya Kesepakatan

Menurut lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), peluang PDI Perjuangan untuk kembali menjadi partai penguasa justru lebih terbuka lebar jika mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024.

Saiful Mujani mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan SRMC pada Agustus 2024 lalu, nama Ganjar Pranowo adalah yang paling unggul dan kompetitif untuk jadi capres dibandingkan Puan Maharani.

Sosok yang menjadi pesaing ketat Ganjar Pranowo justru datang dari luar PDI Perjuangan, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Dalam survei terbaru Charta Politika yang dilakukan pada 6-13 September 2022 lalu, nama Ganjar Pranowo berada di posisi teratas dengan elektabilitas 31,1 persen.

Sementara Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan elektabilitas 24,4 persen, disusul Anies Baswedan pada posisi ketiga dengan elektabilitas 20,6 persen.

Baca Juga:Beredar Video Andi Arief: Hanya Satu yang Buat Puan Maharani Menang, Semua Ditangkapi

Lalu dimanakah Puan Maharani? Menurut hasil survei tersebut, nama Puan Maharani berada di posisi ke-6 dan harus puas dengan elektabilitas 2,4 persen.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak