BeritaHits.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sampai saat ini belum memberikan kepada siapa tiket Calon Presiden (Capres) untuk pemilu 2024 besok.
Seperti diketahui, ada dua nama yang kian bersaing untuk memperebutkan tiket pencalonan menuju kursi kepresiden Indonesia, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Puan Maharani sendiri menyebut bahwa 2024 nanti akan ada presiden dari kalangan perempuan kembali. Puan seolah-olah memberi sinyal kepada publik jika dirinya ada potensi bakal maju di pilpres 2024.

Beredarnya isu Puan maju Capres menuai reaksi dari sejumlah kalangan, tak terkecuali para netizen di media sosial.
Baca Juga:Kode Politik Cak Imin Mau Jadi Cawapres Puan, Balasan Prabowo: Ingat Kita Punya Kesepakatan
Pada sebuah postingan di Instagram dengan nama pengguna @tante.rempong.official, terdapat foto tangkap layar yang memperlihatkan artikel tentang Puan Maharani.
"Puan Maharani: Kalau Ada yang Ingin Saya Menjadi Presiden, ya Alhamdulillah," tulis judul pada artikel dikutip Beritahits.id pada Senin, (26/9/2022).
Namun warganet di kolom komentar justru rata-rata menolak jika Puan mencalonkan Presiden R1 berikutnya. Alasannya pun beragam.
"Alhamdulillah nggak ada yang mau ibu Puan jadi Presiden," kata neter.
"Saya belum kepengen untuk sekarang. Masih banyak calon presiden yang jauh lebih baik untuk 2024," cuit warganet.
Baca Juga:Beredar Video Andi Arief: Hanya Satu yang Buat Puan Maharani Menang, Semua Ditangkapi
"Nggak ada yang ingin Buk Puan. Ibu dibohongi lembaga survei," tutur publik.
"Muka tembok banget padahal elektabilitas dia sudah anjlok banget di kalangan milenial," ucap netizen.
"Jadi kami sekeluarga cukup senang dengan tidak adanya keinginan ibu Puan menjadi presiden, mungkin bisa mencalonkan di 2059," kata neter lain.
"Emang ada yang pengen dia jadi presiden, selain orang partainya sendiri?," tanya warganet.
Peluang Ganjar dan Puan di Pilpres 2024
Menurut lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), peluang PDI Perjuangan untuk kembali menjadi partai penguasa justru lebih terbuka lebar jika mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di 2024.
Saiful Mujani mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan SRMC pada Agustus 2024 lalu, nama Ganjar Pranowo adalah yang paling unggul dan kompetitif untuk jadi capres dibandingkan Puan Maharani.
Sosok yang menjadi pesaing ketat Ganjar Pranowo justru datang dari luar PDI Perjuangan, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Dalam survei terbaru Charta Politika yang dilakukan pada 6-13 September 2022 lalu, nama Ganjar Pranowo berada di posisi teratas dengan elektabilitas 31,1 persen.
Sementara Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan elektabilitas 24,4 persen, disusul Anies Baswedan pada posisi ketiga dengan elektabilitas 20,6 persen.
Lalu dimanakah Puan Maharani? Menurut hasil survei tersebut, nama Puan Maharani berada di posisi ke-6 dan harus puas dengan elektabilitas 2,4 persen.