"Aduh. Lu yang konten, gue yang malu. Amit-amit jabang bayi," terang netizen lain.
"17 tahun gue masih kelas 3 SMA sayang. Aduh ngadi-ngadi nih. 17 tahun anak 2?" tambah netizen lain.
"Cinta tak seindah sinetron dik," komentar netizen lainnya lagi.
Hingga kini, video unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 9 ribu kali. Video ini juga telah memperoleh ratusan suka dari netizen.
Baca Juga:Ayah, Terapkan 3 Aturan Ini ketika Anak Perempuan Sudah Berusia 5 Tahun
Risiko Hamil di Usia Remaja
Melansir dari web Kementerian Kesehatan RI, kehamilan remaja memiliki dampak negatif pada kesehatan remaja dan bayinya, juga dapat berdampak sosial dan ekonomi.
Kehamilan pada usia muda atau remaja berisiko kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), perdarahan persalinan, yang dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi. Kehamilan pada remaja juga terkait dengan kehamilan tidak dikehendaki dan aborsi tidak aman.
Persalinan pada ibu di bawah usia 20 tahun memiliki kontribusi dalam tingginya angka kematian neonatal, bayi, dan balita.
Selain itu, pernikahan pada usia muda begitu berisiko karena belum cukupnya kesiapan dari aspek kesehatan, mental emosional, pendidikan, sosial ekonomi, dan reproduksi.
Baca Juga:Tangan Gemetaran Saat Dapat Makan, Kisah Pilu Kakek Tukang Becak Ini Bikin Sedih
Pendewasaan usia juga berkaitan dengan pengendalian kelahiran karena lamanya masa subur perempuan terkait dengan banyaknya anak yang akan dilahirkan.