Jam Kick Off Terlalu Malam dan Tiket Dicetak Over Kapasitas, Mahfud MD Sentil Panitia Pertandingan yang 'Tutup Kuping'

"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42 ribu".

Farah Nabilla | Dita Alvinasari
Minggu, 02 Oktober 2022 | 12:37 WIB
Jam Kick Off Terlalu Malam dan Tiket Dicetak Over Kapasitas, Mahfud MD Sentil Panitia Pertandingan yang 'Tutup Kuping'
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Unggahan dari Menko Polhukam ini sontak saja menjadi sorotan dari netizen. Netizen ikut memanas atas kejadian ini.

Netizen kekeh bahwa tragedi ini terjadi karena adanya kesalahan SOP dalam penanganan massa yang ricuh.

"Tolong ditegur pihak penyelenggara, pihak broadcaster yang ngotot mementingkan main malam karena mengejar rating," tulis netizen.

"Demi rating televisi pertandingan yang penuh risiko ditandingkan malam hari dan gas air mata menjadi banjir air mata," imbuh netizen lain.

Baca Juga:Sampaikan Duka Cita, Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan yang Lenyapkan Ratusan Nyawa

"Desak-desakan akibat gas air mata Pak! Aparat sudah melanggar," ujar netizen lain.

"Pak, itu yang meninggal bukan karena berkelahi. Mereka mati karena polisi tembakkan gas air mata ke tribun sedangkan pintu keluar masih ditutup. Aremania nggak bisa bernapas gara-gara polisi tembak gas air mata," terang netizen lain.

"Gimana dengan prosedur gas air mata Pak? Karena salah satu yang menyebabkan kepanikan dan berdesak-desakan," komentar netizen lainnya lagi.

Tragedi Kanjurahan

Telah diketahui bahwa tragedi yang merenggut ratusan nyawa ini bermula ketika ribuan pendukung Arema FC nekat masuk ke lapangan.

Baca Juga:Diduga Jadi Sebab Tragedi di Kanjuruhan, Dokter Ungkap Bahaya dan Dampak Penggunaan Gas Air Mata

Para suporter tersebut merasa kecewa karena tim yang didukung mengalami kekalahan dalam derby panas melawan Persebaya. Arema FC kalah dengan skor 2-3.

Untuk mengurai massa yang rusuh, aparat lantas menembakkan gas air mata ke arah tribun yang kemudian menyebabkan para penonton panik.

Mereka berdesak-desakkan, saling himpit, hingga terinjak-injak saat berusaha keluar dari tribun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak